Mencegah Diabetes Dengan Bawang Bombai

February 27th, 2010 : Category: TIP DAN TRIK

Bawang bombai (Allium cepa L) memiliki kandungan kromium yang baik. Kromium berperan mencegah diabetes melitus. Seperti bawang putih, bawang bombai juga berperan penting bagi kesehatan.

Namun, berbeda dengan bawang putih, komponen sulfur pada bawang bombai terdapat dalam bentuk allyl propyl disulphide. Komponen ini berperan penting dalam menurunkan glukosa darah sehingga baik bagi penderita diabetes.

Bawang bombai juga baik untuk mencegah serangan jantung dan stroke. Komponen sulfur dalam bawang bombai akan bersinergi dengan kromium dan vitamin B6 untuk menurunkan kadar homosistein dalam darah. Bawang bombai juga memiliki sifat antiperadangan.

Komponen isothiocyanates (juga terdapat pada brokoli) dilaporkan dapat menghambat sel kanker. Komponen tersebut berasal dari senyawa glukosinolates yang mengalami perubahan setelah bawang bombai digigit, dikunyah, dan dicerna. Bawang bombai juga mengandung komponen flavonoid yang sangat baik untuk mencegah kanker usus.

Para ahli di University of Bendi Swiss pernah meneliti manfaat bawang bombai terhadap tulang. Terbukti konsumsi bawang bombai setiap hari selama 4 minggu mampu meningkatkan konsentrasi kalsium penguat tulang hingga 17 persen.


No Comments »

Cincau, Dinginkan Panas Dalam

February 26th, 2010 : Category: Jamu

Di balik warnanya yang hitam pekat, cincau menyimpan banyak khasiat, termasuk meredakan panas dalam. Kandungan karbohidrat, kalsium, fosfor, vitamin (A, B1, C), air, yang cukup banyak membuat cincau dipercaya sebagai alternatif untuk menghilangkan panas dalam.

Keluhan sakit perut, mual, dan gangguan pencernaan juga bisa reda berkat cincau. Makanan penghilang dahaga nan menyegarkan ini juga bermanfaat untuk kesehatan karena ada kandungan serat larut air (soluble dietary fiber). Di dalam tubuh, serat larut air dapat mengikat kadar gula dan lemak, sehingga bermanfaat untuk mencegah penyakit seperti diabetes melitus, jantung, dan stroke. Read the rest of this entry »


1 Comment »

Makan Pelan, Kalori Berkurang

February 24th, 2010 : Category: Jamu

Makan secara perlahan bukan hanya membuat seseorang terlihat lebih sopan tapi juga lebih kurus. Apa pasal? Ini karena mengunyah makanan secara perlahan membuat asupan kalori ke dalam tubuh lebih sedikit.

Berdasarkan riset yang dilakukan selama bertahun-tahun, para ahli menemukan bahwa orang yang makan dengan rakus akan membuat kalori yang masuk lebih banyak dibanding yang makan perlahan. Hal tersebut disebabkan karena hormon dalam proses pencernaan dilepaskan lebih cepat.
Read the rest of this entry »


1 Comment »

Tomat Juga Bisa untuk Diet

February 21st, 2010 : Category: Jamu

Selain digunakan sebagai penyedap dalam berbagai hidangan atau diminum sebagai jus, rasanya jarang sekali orang menjadikan tomat sebagai kudapan segar. Padahal, penelitian terbaru membuktikan bahwa sering makan tomat bisa membantu kita menurunkan berat badan. Bagaimana bisa?

Buah tomat kaya akan kandungan lycopene, suatu senyawa yang diyakini para ilmuwan mampu membantu memberikan rasa kenyang dengan menurunkan hormon nafsu makan.

Penemuan ini diperoleh para peneliti dari University of Reading setelah menguji roti yang diperkaya dengan tomat terhadap 17 orang berusia 18-35 tahun. Diketahui saat itu bahwa dibandingkan roti biasa, dan roti yang diperkaya dengan wortel, roti tomat terasa paling mengenyangkan.

“Ini memang studi kecil-kecilan, dan kami belum dapat mengatakan apa bahan dasar tomat yang penting, namun hasilnya secara statistik memang signifikan,” ujar Dr Julie Lovegrove, spesialis di bidang metabolisme nutrisi yang memimpin proyek penelitian tersebut.

Menurut harian The Telegraph, lycopene adalah bahan yang memberi warna merah pada tomat, dan merupakan komponen kunci pada pola diet Mediterrania. Diet Mediterrania selama ini dipercaya mampu menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, demensia, dan beberapa jenis kanker.

Penelitian ini tentu menarik untuk lebih dikembangkan lagi. Tak ada salahnya juga bila Anda mulai mencobanya sekarang. Bila mengudap buah tomat segar terasa membosankan, cobalah makan bersama protein seperti tahu dan tempe goreng. Atau, buatlah menu tomat panggang dengan keju di atasnya.


No Comments »

10 Alasan Air Penting untuk Tubuh

February 20th, 2010 : Category: TIP DAN TRIK

Air merupakan mineral yang sangat vital bagi tubuh manusia. Apa saja fungsi air bagi tubuh? Berikut 10 fungsi penting air menurut dr.Tan Shot, Yen, M.Hum, medical doctor dan penulis buku.

1. Air mencegah kerusakan DNA dan membuat perbaikannya lebih efisien.
2. Air meningkatkan efisiensi sistem kekebalan di sumsum tulang, termasuk menghadapi kanker.
3. Air adalah pelarut utama semua makanan, vitamin, dan mineral; dipergunakan untuk memecah bahan-bahan tersebut dan metabolismenya serta asimilasinya.
4. Air memberikan energi kepada makanan, sehingga partikel makanan dapat menyediakan energi selama proses pencernaan.
5. Air dipergunakan sebagai penghantar semua zat dalam tubuh.
6. Air meningkatkan efisiensi sel darah merah menangkap oksigen di paru-paru.
7. Air membersihkan buangan racun dari berbagai bagian tubuh dan membawanya ke hati dan ginjal untuk dibuang.
8. Air adalah pelumas utama di sel sendi dan membantu mencegah rematik dan sakit pinggang.
9. Air penting untuk sistem pendinginan tubuh (melalui keringat) dan pemanasan tubuh (elektrikal).
10. Air membantu menurunkan stres, kegelisahan, dan depresi.

Jadi jangan terlalu meremehkan air… air untuk hidup… tak ada air mati…


No Comments »

Mau Awet Muda ? Berpuasalah…

February 18th, 2010 : Category: TIP DAN TRIK

Puasa memberikan banyak manfaat; selain belajar menahan godaan, juga untuk menurunkan berat badan. Contohnya seperti yang dilakukan umat muslim pada bulan Ramadhan, atau umat nasrani yang mulai memasuki masa puasa dan pantang hari ini, Rabu (17/2/2010). Bahkan, akan lebih baik bila puasa dilakukan secara rutin, tak cuma menjelang hari raya Lebaran atau Paskah.

Hal ini sudah dibuktikan dari penelitian yang dilakukan University of California. Hasil studi menunjukkan, pembatasan jumlah kalori, khususnya ketika berselang-seling (tiap dua hari sekali), dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker, dan menurunkan berat badan. Read the rest of this entry »


No Comments »

Cokelat Hitam Tekan Risiko Stroke

February 15th, 2010 : Category: TIP DAN TRIK

Cokelat yang selama ini lebih terkenal sebagai pembangkit suasana hati ternyata juga dipercaya mampu melindungi tubuh dari serangan stroke. Namun cokelat yang dianjurkan adalah cokelat hitam (dark chocolate).

Dr Gustavo Saposnik baru-baru ini mempublikasikan hasil analisanya terhadap tiga penelitian mengenai manfaat cokelat hitam dan penyakit stroke. Salah satu studi tidak menemukan kaitan antara konsumsi cokelat dan risiko stroke.

Akan tetapi dua studi lainnya mengaitkan cokelat hitam dengan menurunnya risiko stroke hingga 22 persen pada orang yang makan cokelat hitam satu kali setiap minggunya. Studi ketiga bahkan menyebutkan, risiko kematian akibat stroke bisa ditekan hingga 46 persen jika kita makan 50 gram cokelat setiap minggu. Read the rest of this entry »


No Comments »

8 Tip Diet Sehat untuk Otak dan Jantung

February 14th, 2010 : Category: TIP DAN TRIK

Tampaknya makanan yang baik untuk jantung, baik pula untuk otak. Gary Small, Direktur the UCLA Memory Clinic di Amerika Serikat, memberikan kiat mendapatkan manfaat gizi terbaik untuk kedua organ penting dalam hidup kita tersebut.

1. Membatasi jumlah kalori
Kelebihan lemak tubuh meningkatkan risiko terkena penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Kedua penyakit degeneratif ini berisiko menyebabkan stroke ringan di otak yang dapat membuat Anda kehilangan memori, demensia, bahkan menderita Alzheimer.

2. Makan lebih banyak lemak baik
Asam lemak esensial yang kita temukan pada ikan membantu mencegah penyumbatan pembuluh jantung. Asam lemak ini juga ditemukan pada kacang-kacangan, alpukat, minyak kanola, minyak zaitun.

3. Pilih daging tanpa lemak
Misalnya daging ayam tanpa kulit dan daging tenderloin. Daging kaya lemak jenuh seperti daging burger adalah penyebab penyumbatan pembuluh jantung.

4. Konsentrasi ke karbohidrat kompleks
Seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan gandum. Jenis makanan ini bermanfaat untuk kolesterol baik penjaga kesehatan jantung kita. Di samping itu, jenis karbohidrat ini juga menjaga nafsu makan dan membantu membakar lemak. Sayur dan buah yang berwarna cerah juga merupakan zat antioksidan penjaga kesehatan otak.

5. Tambahkan kunyit!
Warna kuning pada masakan yang berasal dari kunyit selain menyedapkan makanan, juga bermanfaat untuk kesehatan karena kandungan curcumin di dalamnya. Curcumin adalah zat aktif dalam kunyit yang bermanfaat sebagai zat antipembengkakan dan antioksidan.

6. Minum teh hijau dan hitam
Buat teh tanpa gula sebab kedua jenis teh itu bebas kalori dan kaya antioksidan.

7. Minum anggur
Tentu selama Anda tak ada halangan kesehatan untuk mengonsumsi minuman gaya ini. Segelas anggur sehari dapat membantu melindungi otak dari kemunduran. Begitu menurut penelitian yang ditulis di Journal of the American Medical Association. Anggur merah juga dikenal mengandung antioksidan.

8. Hindari makanan sampah
Terutama kudapan yang mengandung gula tinggi dan makanan olahan. Keduanya menyebabkan pembengkakan di dalam tubuh dan meningkatkan kadar glukosa dalam darah kita.


No Comments »

Bahan untuk memperkaya Cita Rasa JUS

February 14th, 2010 : Category: JUS

Mentimun merupakan penetral cita rasa jus sayuran yang terlalu pekat. Anda bisa mencampurkan jus mentimun hingga jumlahnya sama banyak dengan volume jus sayuran. Selain mentimun, sayuran lain yang bermanfaat memperbaiki cita rasa jus sayuran adalah paprika merah, tomatmerah, kol, dan belimbing sayur.
Pilihan lainnya adalah air jeruk lemon atau jeruk nipis. Tambahkan 1/2 sendok makan air jeruk lemon/nipis ke dalam segelas jus sayuran, niscaya jus sayuran yang cita rasanya kurang menyenangkan akan menjadi enak. Contohnya jus dengan tambahan bawang (bawang bombai, bawang putih, daun bawang) atau jus dengan campuran pare atau lobak.
Bisa pula air jeruk lemon/nipis diganti larutan asam jawa atau air jahe. Untuk menyamarkan aroma langu sayuran, Anda bisa menambahkan serai atau daun jeruk. Masukkan bahan alami pemantap cita rasa tersebut ke dalam juice extractor atau blender bersama bahan-bahan jus.
Kacang-kacangan (nuts) dan biji-bijian (seeds) juga bisa dimanfaatkan untuk memperkaya cita rasa jus buah maupun jus sayuran, sehingga jus terasa gurih. Contohnya kacang tanah, kacang mete, kenari, almon, kacang brazil (brazil nut), walnut, biji bunga matahari, biji labu kuning, wijen putih maupun wijen hitam. Bahan tersebut diblender bersama jus buah atau jus sayuran.
Kacang-kacangan tersebut sudah terkupas dari kulitnya yang keras dan dipanggang atau disangrai hingga kecokelatan. Jika suka, kulit arinya boleh ikut diblender, untuk memperkaya kandungan seratnya. Meskipun kaya lemak, kacang-kacangan dan biji-bijian tidak menghambat pencernaan nutrisi dalam jus buah. Sebab lemaknya termasuk lemak sehat yang mudah dicerna dan bisa langsung diedarkan ke dalam darah.
Sebagai pemanis alami, buah kering sebaiknya hanya ditambahkan ke dalam jus buah yang dirasa kurang manis, bukan untuk jus sayuran. Rendam buah kering dalam air mendidih sebanyak 2 – 3 kali volume buah kering, diamkan 4 jam hingga mengembang. Campurkan buah kering berikut air perendamnya ke dalam mangkuk blender, bersama bahan lain jus buah. Contoh buah kering di antaranya kismis, sultana, aprikot, prune, atau kurma. Namun jika memungkinkan untuk mendapatkan rasa manis alami dari buah-buahan yang bisa dicampurkan ke dalam jus, tentu lebih baik. Misalnya mangga, rambutan, jus jeruk keprok, pisang, dan sirsak. Hindari menambahkan buah kering ke dalam jus buah untuk terapi diabetes.


No Comments »

Buatlah JUS sesuai keperluan

February 14th, 2010 : Category: JUS

Jus sehat sebaiknya dibuat seketika dan segera diminum. Menyimpan jus dalam wadah kedap udara, lalu menyimpannya dalam lemari es, untuk diminum pada kesempatan lain, akan mengurangi kandungan enzim danfitonutrisinya. De¬ngan demikian, kita tidak mendapatkan manfaatterapeutikyang optimal dari jus sehat yang kita buat. Baik enzim maupun fitonutrisi dalam jus sayuran dan jus buah sangat mudah rusak oleh udara (terok-sidasi). Dalam 15 n 20 menit setelah dibuat, jus buah sudah kehilangan 40 – 60 persen kandungan enzim dan fito-nutrisinya, bergantung pada kondisi suhu dan cara menyimpannya.
Untuk mendapatkan manfaat ter¬baik nutrisi buah, jus buah disarankan diminum ketika perut kosong. Misalnya pada pagi hari ketika bangun tidur atau sebagai minuman sore pengganti kudapan. Setelah minum jus buah sebaiknya tidak segera makan, setidaknya tunggu 15-30 menit. Bila kita minum jus buah kemudian segera disusul dengan makan, atau makan diakhiri dengan minum jus buah, gula dalam jus buah akan imem-fermentasfi nutrisi makanan, sehingga nutrisi dalam jus buah maupun makanan tidak termanfaatkan dengan baik oleh tubuh.
Minum jus sayuran boleh berde-katan waktunya atau bersamaan dengan waktu makan. Misalnya menjadikan jus sayuran sebagai pengganti air putih. Minum jus sayuran bisa pula dilakukan sesaat menjelang tidur, ketika lambung berisi makan malam sudah mulai longgar. Sebaiknya tidak minum jus sayuran padapagi hari tanpa disertai makan. Hanya minum jus sayuran pada pagi hari akan membuatgula darah merosot, sehingga kita lemas atau pusing, karena jus sayuran sangat sedikit mengandung gula.
Cara sehat minum jus buah dan jus sayuran adalah tidak ditenggak langsung habis. Namun jus diminum sedikit-sedikit, kira-kira sampai batas separuh volume mulut, kemudian jus ditahan sebentar dalam mulut, sambil dirasakan jus sudah bercampur dengan air liur kita. Setelah itu, barulah jus diturunkan ke dalam kerongkongan. Begitu seterusnya. Air liur mengandung enzim ptialin yang tercampur dalam jus akan membantufungsi pencernaan kita, sehingga nutrisi dalam jus bisa diserap dengan baik. Manfaat langsung minum jus dengan cara ini menghindarkan kita dari kembung atau mules.


No Comments »

YANG SEHAT ITU BUAH DAN SAYURAN DIKUPAS ATAU TIDAK ?

February 14th, 2010 : Category: JUS

Mengupas buah dan sayuran berkulityang kulitnya bisa dimakan, seperti apel dan wortel, berarti menghilangkan banyak serat dan pektinnya. Baik serat maupun pektin bermanfaatmeningkatkan pertumbuhambakteri baikt dalam usus kita, mengatasi kadar lemak darah (kolesterol dan trigliserida) berlebihan, memperkecil risiko kanker, menurunkan risiko kegemukan. Sebaliknya, kalau tidakdikupas, pestisida dan lilin pengawet yang lazim diberikan untuk melapisi buah, seperti apel impor, ikut termakan.
Buah dan sayuran organikyang kulitnya dapat dimakan, tidak perlu dikupas sebelum dibuat jus. Namun buah dan sayuran berkulit yang bukan organik sebaiknya dikupas. Sebagian orang mencuci buah dan sayuran dengan sabun pencuci khusus tanpa deterjen, kemudian membilasnya cukup lama di bawah air mengalir atau air hangat. Cara ini cukup membantu mengurangi pestisida dan lilin pengawet di permukaan kulit, tetapi tidak membuang pestisida yang meresap ke dalam buah dan bertumpuk tepat di bawah kulit.
Bahan lain, terutama sayuran, dicuci bersih kemudian dipotong-potong. Pemotongan sebaiknya dilakukan setelah dicuci, agar tidak banyak nutrisi larut air yang terbuang pada saat pencucian. Namun bisa saja kita membuang bagian kotor sayuran sebelum dicuci, misalnya akar dan bonggolnya. Pada pembilasan terakhir, cud sayuran di bawah air mengalir atau bilas dengan air yang dibubuhi cuka apel (apple cider vinegar). Satu sendok makan cuka apel untuk setiap 2-3 liter air.
Sebelum dimasukkan ke dalam juice extractor atau blender, buah dan sayuran dipotong-potong. Kecuali untuk juice extractor dan blender berkemampuan tinggi, yang memungkinkan buah dan sayuran diproses utuh atau dalam ukuran besar. Untuk itu, sebaiknya pelajari petunjuk pemakaian alat tersebut.
Untuk mendapatkan manfaat serat kasar yang terbuang ketika buah dan sayuran diproses dalam juice extractor, campurkan 1 sendok makan ampasnya ke dalam segelas jus. Dengan cara ini, Anda bisa melipatgandakan khasiat jus buah maupun jus sayuran, tanpa terganggu oleh tekstur seratnya.


No Comments »

KALAU BISA BUAT JUS DARI ORGANIK, LEBIH BAIK !

February 13th, 2010 : Category: JUS

Meskipun relatif mahal, lebih baik mengusahakan bahan organik untuk pembuatan jus, setidaknya sebagian. Kalau pun tidak, cobalah dapatkan sayuran dan buah bebas pestisida. Sebenarnya ada pilihan buah dan sayuran organik atau bebas pestisida, atau yang kita perkirakan organikatau bebas pestisida, bisa diperoleh dengan harga miring dibanding harga sayuran dan buah berlabel organik.

Sayuran dan buah dari tanaman yang tinggi atau budidaya tradisional umumnya kurang terjamah pestisida dan pemupukan intensif. Contohnya: bayam besar, taoge, sirsak, alpukat, kesemek, jambu air, rambutan, sawo, delima, mangga, jambu biji lokal, pepaya, dan pisang. Hidup di tengah kepungan sistem pertanian intensif dan perdagangan produk pertanian yang sangat komersial seperti saat ini, memang memerlukan keterampilan bersiasat agar kita mendapatkan asupan buah dan sayuran terbaik bagi tubuh kita.


No Comments »

MEMBUAT JUS YANG ENAK DAN SEHAT

February 11th, 2010 : Category: JUS

Menyiapkan sendiri jus buah dan jus sayuran pada dasarnya tidak sulit. Namun membuat jus buah dan jus sayuran yang enak, butuh pengetahuan dan keterampilan. Terutama jus sayuran, mungkin ada yang rasanya lajaibf, sehingga kita tidak tega meminumnya. Kalau terjadi begini, haruskah jus dibubuhi sirup atau gula pasir?
Saran saya, hindari menambahkan sirup, gula pasir, atau susu kental manis ke dalam jus buah maupun jus sayuran untukterapi. Tambahan sirup, gula pasir, atau susu kental manis hanya akan mengurangi efek terapeutik (pengobatan) dari jus sehat Anda. Dalam pen-cernaan kita, gula pasir akan imembu-sukkanTzat-zatgizi bermanaat, sehingga zat gizi tersebut tidak bisa dimanfaatkan tubuh kita secara optimal. Selain itu, kandungan gula pasir dalam jus yang kaya vitamin C justru akan menyisihkan peranan vitamin C sebagai pengendali sistem kekebalan tubuh.

Untuk membuat rasa jus sehat lebih menggugah selera, terutama jus sayuran, ada cukup banyak bahan alami yang dapat dimanfaatkan sebagai pemantap cita rasa. Info selengkapnya silakan lanjutkan membaca, agar Anda memperoleh pengetahuan cara membuat jus yang sehat sekaligus enak. Peralatan dasar yang sebaiknya ada dalam pembuatan jus adalah talenan, pisau dapur, pengupas khusus (peeler), dan pemerah jeruk, serta juice extractor dan blender.

Talenan bisa dari bahan kayu maupun plastik. Kalau menggunakan talenan kayu, pilihyang mulus, agar lebih mudah dibersihkan setelah digunakan. Sebaiknya gunakan pisau antikarat(sto/n/ess), untuk menghambat proses pencokelatan dan kerusakan gizi buah atau sayuran (oksidasi).
Pee/erdiperlukan untuk mengupas wortel, misalnya, kecuali jika kita bisa mendapatkan produkorganik. Buah dan sayuran organik tidak perlu dikupas, bisa langsung diproses dalam juice extractor atau blender. Pemerah jeruk ada yang manual, ada pula pemerah listrik yang berputar secara otomatis bila potongan jeruk kita tekankan di mulut pemerah. Read the rest of this entry »


No Comments »

Jus bisakah membantu kesehatan kita ?

February 6th, 2010 : Category: JUS

Seluruh bahan untuk membuat jus tidak dimasak lebih dulu. Semuanya bahan mentah. Proses pembuatan jus tanpa pemasakan ini menjaga kandungan enzim dan senyawa fitonutrisi, yang merupakan antioksidan alami, dalam buah dan sayuran tetap terjaga. Pemasakan membuat enzimnya menjadi tidak aktif, karena zat-zat tersebut sangat sensitif terhadap suhu panas. Enzim dan senyawa fitonutrisi sudah akan mulai kurang aktif pada suhu 40 Jc.

Dengan masih utuhnya kandungan enzimnya, nutrisi dalam jus buah dan jus sayuran lebih mudah diserap tubuh. Dibanding sepiring sayuran atau buah potong, segelas jus sudah menyimpan jauh lebih banyak nutrisi dan fitonutrisi anti-oksidan. Lagipula, karena disertai enzim yang masih utuh, setumpuk zat berkhasiat ini pun mudah diserap tubuh. Karena itu, minum jus buah dan jus sayuran sehat efektif untuk membantu pemulihan gangguan kesehatan dan mencapai standar hidup sehat yang lebih baik. Bahkan untuk meremajakan kembali sel-sel yang telah telanjur menua.
Efektivitas khasiat pengobatan jus buah dan jus sayuran makin meningkat jika kita memilih bahan beragam warna. Kombinas/kan buah atau sayuran beberapa warna untuk mendapatkan segelas jus sehat, merah, jingga, kuning, hijau, biru, ungu, dan putih. Jika sekarang Anda hanya tertarik untuk membuat jus dari bahan berwarna putih saja, misalnya, bayarlah utang Anda tersebut dengan menyiapkan jus dari bahan dengan warna-warni lain pada sore atau malam hari. Isilah setiap hari dengan warna-warni buah dan sayuran segar. Read the rest of this entry »


No Comments »

Jamu + Obat Kimia = JANTUNG

February 5th, 2010 : Category: Jamu

PENGOBATAN herbal dan jamu lazimnya lebih disukai oleh orang-orang lanjut usia (lansia). Obat-obatan alami itu dianggap lebih aman karena lebih minim bahan kimia. Mengonsumsi suplemen herbal tetap dilakukan oleh orang-orang yang harus rutin minum obat. Pertimbangannya, mengonsumsi bahan tersebut membantu penyembuhan dengan cara yang lebih alami.

Namun, sebuah penelitian yang dimuat dalam the Journal of American College of Cardiology menyarankan kita untuk lebih berhati-hati jika mengonsumsi obat kimia dan herbal secara bersamaan. Terutama, ginkgo biloba yang populer sebagai bahan pemacu konsentrasi.

Konsumsi ginkgo biloba dan obat dari dokter secara bersama-sama mengakibatkan gangguan detak jantung. Apalagi, lansia umumnya menderita lebih dari satu penyakit jantung-pembuluh darah. Mereka mengonsumsi lebih banyak varian obat dan tubuhnya lebih rentan terhadap penyakit. “Kadang, mereka tidak tahu bahwa ramuan herbal berefek negatif. Mereka hanya tahu bahwa yang alami itu lebih aman,” kata Dr Arshad Jahangir dari Mayo Clinic, Arizona.

Kendati demikian, hasil penelitian itu disanggah oleh The Council for Responsible Nutrition, sebuah lembaga yang mewadahi industri pengobatan. “Membeli bahan herbal dari perusahaan dengan reputasi bagus lebih baik dan lebih aman,” tutur Douglas MacKay, wakil ketua The Council for Responsible Nutrition. Jadi tetap harus hati-hati dan waspada dalam menentukan pilihan pengobatan pada kita semua.


No Comments »