Setelah posting Manfaat Sayur beberapa hari yang lalu, ternyata masih banyak sayur yang belum disebutkan berikut deh tambahannya :
KACANG PANJANG : Betakaroten, klorofil, vitamin B1 dan B2, vitamin C, fosfor, kalium, serat dan pektin, protease inhibitor. Mengendalikan kadar gula darah, mengatasi hipertensi, memperkecil risiko stroke dan serangan jantung, meningkatkan fungsi organ pencernaan, menurunkan risiko kanker dan membantu mengatasi kanker, mengatasi sembelit.
KANGKUNG : Seratdan pektin, betakaroten, kalsium, fosfor, zatbesi, vitamin B1, vitamin C, sitosterol, hentriakontan. Menghambat penuaan dan meremajakan sel, memperlancar pembuangan racun dari dalam tubuh, mengatasi gangguan ginjal dan radang saluran kencing, mengobati sembelit. Jika terlalu banyak digunakan sebagai bahan jus, jus akan kental berlendir.
KAPRI : kapri biasa, kapri manis / kapri gendut : Betakaroten, klorofil, vitamin B1 dan B2, vitamin C, fosfor, kalium, serat dan pektin, protease inhibitor. Mengendalikan kadar gula darah dan kolesterol maupun trigliserida darah, mengatasi hipertensi, meningkatkan fungsi organ pencernaan, meredakan sembelit dan gangguan wasir, menurunkan risiko kanker dan membantu mengatasi kanker.
KEMANGI : Betakaroten, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin C, boron, anetol, 1-8 sineol, apigenin fenkhona, eugenol, stigmasterol, asam amino arginin dan triptofan. Membuat rileks dan memulihkan stamina, menggenjotvitalitas seksual, meredakan demam dan sakit kepala, mengatasi hipertensi, meningkatkan kekebalan tubuh dan menangkal flu, mengaktifkan sistem pencernaan, menggiatkan peremajaan sel, menunda menopause.
KEMBANG KOL : Vitamin C, asam folat, vitamin B6, sulforafan, indol. Meningkatkan pembuangan racun ke luar tubuh, menurunkan risiko stroke dan serangan jantung dengan cara mengendalikan kadar homosistein darah, mengurangi risiko kanker, mengontrol kadar gula darah.
ASPARAGUS : Asparagin, glutation, asam folat, vita¬min E. Peluruh air seni, mengatasi pembengkakan dan nyeri sendi seperti pada gangguan asam urat (gout) dan artritis rematoid, mengobati nyeri menstruasi, meredakan gangguan ginjal dan hati, menurunkan risiko kankerdan penyakit jantung.
BAYAM : Bayam hijau, BAyam Merah : Serat, betakaroten, lutein, klorofil, asam folat, kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, kalium, mangan, vitamin C, vitamin K. Memacu peremajaan sel dan menghambat penuaan, mengatasi anemia, mengontrol kadargula darah, mengurangi risiko kanker, menggiatkan fungsi pencernaan, memperbaiki kekebalan tubuh, menjaga kesehatan tulang, membantu penyediaan energi siap pakai.
BIT : Vitamin C, asam folat, zat besi, kalium, betakaroten, betasianin, kumarin. Membantu pengobatan kanker dan mencegah mutasi sel calon kanker, menjaga kesehatan jaringan sel, mamacu pembentukan sel darah merah dan mengatasi anemia, meredakan radang hati dan empedu, menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah, menurunkan risiko stroke dan serangan jantung.
BOKCOI / PAKCOI : Betakaroten, klorofil, vitamin C, kalsium, fosfor, zat besi, rorifamida, sulforafan, isotiosianat, indol. Menurunkan risiko kanker, menghambat penuaan dan memacu peremajaan sel, mencegah sembelit, menggiatkan fungsi organ pencernaan, mengurangi risiko keropos tulang.
BROKOLI : Betakaroten, klorofil, vitamin C, kalsium, kalium, zat besi, mangan, selenium, sulforafan, isotiosianat, indol. Menggiatkan peremajaan sel, memperkecil risiko kanker dan membantu mengatasi kanker, mengobati anemia, meredakan radang, meningkatkan kekebalan tubuh.
BUNCIS : Betakaroten, kalsium, fosfor, vitamin C, vitamin B1 dan B2, flavonoid, enzim tripsin inhibitor. Mengendalikan kadar gula darah dan kolesterol maupun trigiliserida darah, mengontrol tekanan darah, menggiatkan fungsi organ pencernaan, antikanker.
DAUN MINT : Betakaroten, vitamin C, kalsium, fosfor, kalium, zatbesi, minyakasiri mentol. Meningkatkan stamina, meredakan stres dan menenangkan, mengontrol tekanan darah, melembutkan kulit.
DAUN PEPAYA : Betakaroten, klorofil, vitamin C, kalsium, fosfor, enzim papain. Memacu peremajaan sel dan menghambat penuaan, meningkatkan fungsi hati, mengurangi risiko kanker, menambah nafsu makan, melancarkan haid, meningkatkan kekebalan tubuh. Hindari menggunakan daun pepaya dalam jus secara berlebihan atau terus-menerus, agar tidak mengganggu fungsi buah pelir memproduksi sperma.
Setelah beberapa saat yang lalu jamumanjur membahas gizi yang terkandung dalam buah-buahan berikut ini merupakan lanjutannya, tanaman yang menghasilkan buah yang mungkin dianggap tidak banyak gizi, padahal semuanya memiliki manfat tersendiri. Berikut hasil dari tanam-tanaman :
Bengkoang : Serat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin C. Mengatasi sembelit, meningkatkan pengurasan racun dalam dalam tubuh, mengend alikan kadar gula darah, menurunkan kelebihan kadar kolesterol dan trigliserida darah, mencegah, mengatasi kanker.
Buah Kering : Sultana, kismis, prune, aprikot, Kurma : Serat, gula buah, kalsium, fosfor, mangan, dan seng. Penyedia energi seketika, meredakan sembelit, menurunkan risiko kanker, meningkatkan gairah bercinta. Sumber pemanis alami jika jus buah kurang manis. Sebaiknya pilih buah kering yang diproses tanpa tambahan belerang (sulfur dioksida). Bagi pengidap asmayang sensitif, tambahan belerang dalam buah kering dapat memperparah penyakitnya. Belerang mempercantik warna buah kering, sehingga penampilannya lebih pucat dan tidak gelap kusam. Buah kering tanpa belerang berlabel unsulfured dried fruitsi.
Jagung muda : Serat dan pektin, betakaroten, vitamin B-kompleks, kalsium, fosfor, kalium, magnesium,zat besi. Melembutkan kulit, memacu peremajaan sel, membantu penyediaan energi segera, mengatasi anemia, mengendalikan hipertensi, memperkecil risiko stroke, serangan jantung, dan kanker.
Kacang-kacangan (Nut) dan biji-bijian (seed) : Kenari, almon, walnut, brazil nut, pistachio, kacang tanah, kacang mete, wijen putih/ hitam, biji bunga matahari, biji labu kuning : Lemak sehat o mega (3,6,9), asam amino arginin, asam folat, vitamin E, polifenol, kalsium, fosfor, mangan, seng. Mengatasi peradangan, menurunkan kadar kolesterol/trigiliserida darah berlebihan, mengontrol gula darah, mengendalikan hipertensi, menurunkan risiko stroke dan serangan jantung, menggiatkan peremajaan sel, dan antikanker.
Kelapa : Serat, asam laurat, asam kaprat. Mengontrol kadar kolesterol maupun trigliserida dan gula darah, menyusutkan risiko stroke dan serangan jantung, menyediakan energi seketika karena lemak sehatnya bisa langsung diedarkan dalam darah, mengatasi hipertensi.
Labu kuning : Serat, betakaroten, lutein, kalsium, zat besi. Menciutkan risiko stroke dan serangan jantung, menurunkan risiko kanker, meremajakan sel dan memperlambat proses penuaan, menjaga kesehatan mata, meningkatkan pembuangan racun dalam tubuh.
Minyak zaitun : Lemak sehat omega-3, ibuprofen (oleosantal), betakaroten, vitamin E. Meredakan radang,mengatasi hipertensi dan kadar kolesterol maupun trigliserida darah, menyusutkan risiko stroke dan serangan jantung, memperkecil risiko kanker dan keropos tulang, penyedia energi seketika.
Susu kedelai : Inhibitor protease, isoflavon genistein dan daidstein, asam fitat, asam fenolat, saponin, fitosterol, lesitin. Memacu peremajaan sel, menyusutkan risiko kanker dan membantu mengatasi kanker, mengurangi kemungkinan stroke dan serangan jantung dengan cara menggagalkan penggumpalan darah, mengendalikan kadar gula darah, menyehatkan tulang.
Ubi jalar : Ubi jalar merah, ubi jalar ungu ; Betakaroten, lutein, likopen(ubijalarmerah), antosianin (ubi jalar ungu), kalsium, fosfor. Menghambat penuaan dan memacu peremajaan sel, menjaga kesehatan mata, meningkatkan kekebalan tubuh, mempercepatpenyembuhan radang.
Yogurt Murni : Oligoskarida, asam laktat, vitamin D, kalsium, magnesium, bakteri IbaikT Bifidus dan Lacto-bacillus. Mengatasi sembelit maupun diare, mengobati sariawan, menjaga kesehatan tulang, menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah berlebihan, mengurangi risiko stro/cedan serangan jantung, menyusutkan risiko kanker dan membantu mengatasi kanker, memperbaiki kekebalan tubuh dengan cara menciptakan kondisi basa dalam darah dan jaringan sel.
bahan-bahan alami yang bisa didapat dengan harga murah? BAhan bisa dicari di sekitar kita dan beberapa bahannya sudah pernah kita bahas manfatnya di gizi buah. Berikut cara tampil cantik alami :
MASKER UNTUK KULIT BERMINYAK
1 buah pisang matang
1 sdm madu
1 butir jeruk nipis
Hancurkan pisang di dalam mangkuk, aduk-aduk dengan madu dan perasan jeruk nipis. Oleskan di wajah, diamkan selama 15 menit, lalu bilas.
MASKER UNTUK KULIT KERING
1/2 butir alpukat
1/4 cangkir madu
Hancurkan alpukat di dalam mangkuk, campur dengan madu hingga rata. Pakaikan di wajah selama 10 menit, lalu bilas.
MASKER PENCERAH KULIT
1/2 gelas pepaya muda, potong dadu
1 sdt yoghurt
1 sdt madu
Haluskan semua bahan di dalam blender, pakaikan di wajah selama 10 menit. Setelah itu, bilas wajah dengan air dingin, keringkan, dan olesi dengan pelembab.
PENGHILANG MATA SEMBAB/BENGKAK
Dinginkan 2 kantung teh celup bekas di dalam kulkas, lalu kompreskan pada mata selama 10 menit. Selain teh celup, kita juga bisa menggunakan mentimun.
SCRUB ANTIOKSIDAN
1 genggam kacang almond
1 kulit jeruk
1 cangkir minyak zaitun
Haluskan semua bahan dengan blender (jangan terlalu halus), gunakan sebagai scrub wajah atau kulit tubuh.
GARAM MANDI DETOKSIFIKASI
3/4 cangkir garam mandi
1/4 cangkir baking soda
4 tetes essential oil
Campurkan garam dan baking soda. Setelah merata, tetesi dengan essential oil. Masukkan campuran ini ke dalam bath tub Anda sebelum berendam.
HAnya serat dari bahan alami murni, tergolong dalam serat yang larut dalam air dan tidak menyebabkan penyumbatan usus yang baik bagi tubuh. Agar-agar terbuat dari rumput laut jenis red algae yang bersifat hydrophilic (larut dalam air) sekaligus pula memiliki sifat syneresis (melepaskan molekul air).
Melalui proses enzimatis pada proses pencernaan dan dengan kondisi asam lambung, serat agar-agar akan melepaskan molekul air dan memperpendek rantai polisakaridanya, sehingga tidak terjadi penjedalan (tetap berbentuk larutan koloidal) dan menghindarkan terjadinya penyumbatan usus.
Proses pembuatan makanan berserat bisa menghilangkan fungsi serat. Proses isolasi dan ekstrasi aga-agar dilakukan dengan seksama sehingga sifat-sifat kimia dari serat yang dihasilkan tidak kehilangan manfaat awal. Studi menunjukkan bahwa bahan makanan yang dicerna oleh tubuh, 12% diserap oleh dinding lambung, 60% diserap oleh usus halus dan 28% oleh colon (usus besar), karena faktor konsumsi makanan sangat besar pengaruhnya terhadapa kesehatan tubuh manusia. continue reading »