Membuat diri sendiri untuk bisa mengobati segala penyakit adalah satu hal yang tidak bisa dipungkiri, sayang masyarakat tidak mau memahami hal ini secara pasti. Mungkin mereka mengerti tapi tak diperhatikan bahkan terkesan meyepelekan. Pada jamu manjur ini seringkali dibahas juga bahwa jamu paling manjur datangya yang pertama kali adalah dari diri sendiri. Apapun penyakitnya daya juang seseorang untuk sehat salah satunya adalah tergantung dirinya sendiri.
Banyak sekali yang bertanya dan memberikan komentar tentang cara-cara mengobati penyakit di Jamu manjur ini, tapi yang pasti disarankan adalah kekuatan dirilah yang bisa menyembuhkan dengan cepat. Pengobatan dengan jamu memang tanpa efek samping apabila memakainya sesuai standar yang berlaku, sedangkan kalau berlebihan kelihatannya malah bisa merusak fungsi tubuh lainnya. Apapun hal kalau berlebihan itu tidak baik.
Jadi intinya adalah dengan semangat untuk sembuh dari segala macam penyakit akan meningkatkan daya tahan tubuh akan penyakit sehingga walau kita mengidap apapun penyakitnya akan lebih baik, juga disertai dengan berusaha mencari jamu yang paling cocok untuk pengobatan.
Penyakit Asam Urat
Bahan
Madu 500 cc (madu lanceng, madu jambu mete, atau madu mahoni), temulawak segar 3 ibu jari (90 gram), daun sambiloto segar 50 gram (3 genggam), bubuk lada hitam 1 sendok teh, dan air 500 cc.
Cara membuat
Temulawak dan daun sambiloto dipotong-potong. Bersama bubuk lada hitam, bahan tersebut direbus dalam air 500 cc hingga volumenya menjadi 250 cc. Setelah itu, air rebusannya disaring dan diambil airnya. Setelah hangat, masukkan madu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
Cara memakai
Ramuan ini diminum 3 kali 2 sendok makan per hari.
Mengobati Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) dengan madu herbal
Resep l Bahan :
Madu 300 cc, daun pegagan segar 50 gram (4 genggam), kunyit segar 3 ibu jari, dan air 500 cc. Madu yang digunakan sebaiknya madu lanceng, madu belimbing, madu pahitan, atau madu mahoni.
Cara membuat
Kunyit dan daun pegagan dipotong tipis, kemudian direbus dalam air 500 cc sampai volumenya menjadi 150 cc. Setelah itu, disaring dan diambil airnya. Setelah hangat (60° C), masukkan madu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
Cara memakai
Ramuan ini diminum 3 kali 1 sendok makan per hari hingga tekanan darah normal.
Resep 2 Bahan :
Madu 250 cc, kunyit segar 3 ibu jari, asam jawa 1 ibu jari, daun sambiloto segar 50 gram (3 genggam), dan air 500 cc. Madu yang dipakai sebaiknya madu belimbing, madu lengkeng, madu pahitan, atau madu lanceng.
Cara membuat
Kunyit dan daun sambiloto dibersihkan dan dipotong. Bersama asam jawa, kedua bahan tadi direbus dalam air 500 cc sampai volumenya menjadi 250 cc. Setelah itu, air rebusannya disaring dan diambil airnya. Setelah hangat, masukkan madu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
Cara memakai
Ramuan ini diminum 3 kali 2—3 sendok makan per hari sampai sembuh.
Resep l Bahan :
Madu 300 cc, daun pegagan segar 50 gram (4 genggam), kunyit segar 3 ibu jari, dan air 500 cc. Madu yang digunakan sebaiknya madu lanceng, madu belimbing, madu pahitan, atau madu mahoni.
Cara membuat
Kunyit dan daun pegagan dipotong tipis, kemudian direbus dalam air 500 cc sampai volumenya menjadi 150 cc. Setelah itu, disaring dan diambil airnya. Setelah hangat (60° C), masukkan madu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
Cara memakai
Ramuan ini diminum 3 kali 1 sendok makan per hari hingga tekanan darah normal.
Resep 2 Bahan :
Madu 250 cc, kunyit segar 3 ibu jari, asam jawa 1 ibu jari, daun sambiloto segar 50 gram (3 genggam), dan air 500 cc. Madu yang dipakai sebaiknya madu belimbing, madu lengkeng, madu pahitan, atau madu lanceng.
Cara membuat
Kunyit dan daun sambiloto dibersihkan dan dipotong. Bersama asam jawa, kedua bahan tadi direbus dalam air 500 cc sampai volumenya menjadi 250 cc. Setelah itu, air rebusannya disaring dan diambil airnya. Setelah hangat, masukkan madu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
Cara memakai
Ramuan ini diminum 3 kali 2—3 sendok makan per hari sampai sembuh.
Resep 3 Bahan
Madu belimbing atau madu lanceng 400 cc, seledri segar 75—90 gram, dan 300 cc air.
Cara membuat
Seledri dicuci, kemudian dipotong dan direbus dengan air mendidih 300 cc selama 10—15 menit sampai airnya tersisa 200 cc. Setelah itu, air rebusannya disaring dan ambil airnya. Masukkan madu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata. Bisa juga madu dimasukkan sambil dipanaskan pada suhu 60° C. ..’•..
Cara memakai
Ramuan ini diminum 3 kali 2 sendok makan per hari sampai tekanan darah normal.
Resep 4 Bahan
Madu mahoni atau madu pahit sebanyak 1/2 gelas dan buah mengkudu yang matang 4 buah.
Cara membuat
Buah mengkudu diekstrak, sari buahnya diambil sampai volume mencapai 1/2 gelas minum. Campurkan sari mengkudu dengan madu sampai merata.
Cara memakai
Ramuan ini diminum 3 kali 2 sendok makan per hari sampai tekanan darah normal.
Resep 5 Bahan
Bawang putih 3 siung dan 2 sendok ten madu.
Cara membuat
Bawang putih dihaluskan dengan menambahkan sedikit air. Campurkan bawang putih tadi dengan 2 sendok teh madu, lalu aduk sampai merata.
Cara memakai
Ramuan ini diminum 2 kali sehari pada pagi dan malam hari secara teratur sampai tekanan darah normal.
Sariawan
Resep 1 Bahan
Daun cengkih segar 5—7 gram (5 helai), daun sirih segar 10 gram (5 helai), 1 gelas air panas (250 cc), 4 sendok makan madu. Madu yang digunakan bisa jenis apa saja, tetapi usahakan madu yang masih segar, jika ada madu lanceng.
Cara membuat
Daun cengkih dan daun sirih dihaluskan secara bersamaan menggunakan mortar atau diulek. Tuangkan 1 gelas air panas (yang masih mendidih) ke dalam bahan tadi, lalu tutup dan biarkan selama 10 menit. Setelah itu, disaring dan diambil airnya. Setelah hangat-hangat kuku (60° C), campurkan madu ke dalam larutan hasil saringan sambil terus diaduk sampai merata.
Cara memakai
Campuran tadi dipakai untuk berkumur-kumur 3—4 kali sehari sampai sembuh. Waktu penggunaan yang paling baik adalah pagi dan malam hari menjelang tidur.
Resep 2 Bahan
Madu 450 gram (madu kapuk, madu lanceng, atau madu hutan) dan daun jintan segar 100 gram (50 lembar).
Cara membuat
Daun jintan dicuci, dirajang halus, lalu dimasukkan ke dalam stoples atau wadah kaca. Setelah itu, tuangkan madu sampai daun jintan terendam seluruhnya. Biarkan rendaman itu selama empat hari. Setelah itu, ramuan sudah bisa digunakan.
Cara memakai
Ramuan ini diminum 3 kali sehari, masing-masing satu sendok makan. Ramuan ini terus diminum setiap hari sampai sembuh.
Alat kontrasepsi baru (masih dalam tahap uji coba) bagi wanita akan semakin beragam menyusul hasil positif dari uji klinis terhadap kontrasepsi bentuk gel. Para ahli di Amerika Serikat melaporkan, dari hasil uji pengujian gel pencegah kehamilan pada sejumlah wanita, tidak ditemukan efek samping berarti yang biasanya dikeluhkan pengguna kontrasepsi oral seperti, munculnya jerawat di wajah atau bertambahnya berat badan.
Hasil uji klinis itu mengindikasikan, gel antihamil yang cukup dioles langsung ke permukaan kulit itu akan menjadi alternatif baru selain kontrasepsi pil, suntik atau pun IUD. continue reading »
Jamu manjur kembali membahas beberapa Tanaman yang Dipakai sebagai Campuran Madu Herbal. Berikut diantaranya :
a. Adas
Adas (Foeniculum vulgare Mill) adalah tanaman tahunan. Adas tumbuh baik di tempat yang ketinggiamiya 250—1.500 meter di atas permukaan laut (dpi) dengan rata-rata curah hujan 2.500 mm/tahun. Tinggi tanaman dewasa mencapai 1,5—2 meter. Batangnya berasal dari tunas-tunas yang tumbuh di pangkal batang dengan batang tegak berjumlah 3—5 buah.
Daun adas termasuk daun majemuk yang menyirip secara ganda, berbentuk jarum, dengan bagian ujung dan pangkal runcing, dan bagian tepi rata. Panjang daun adas 30—50 cm dan lebar 15—25 cm. Bunga adas juga merupakan bunga majemuk yang berbentuk payung dan tumbuh di ujung batang. Kelopak bunga berbentuk tabung dan berwarna hijau. Daun mahkota berjumlah lima buah dan berwarna kuning. Buah adas berbentuk lonjong dan beralurdengan panjang 6—10 mm dan lebar 3—4 mm.
Ketika masih muda, buah adas berwarna hijau dan setelah tua berwarna hijau keabu-abuan. Bagian tanaman adas yang sering dimanfaatkan untuk ohat adalah buahnya. Buah adas yang sudah matang mengandung minyak atsiri (anetol, dipinen, felandren, dipenten, dan fenkon), metil khavikol, saponin, minyak lemak, coumarin, dan flavonoid. Buah adas yang dimanfaa-uin sebagai simplisia adalah buah yang matang dan berbau khas aroma tik, serta jika dijilat rasanya seperti kamper. Dalam bidangpengobatan, buah adas digunakan untuk mengobatisakit perut, mengatasi kembung, sebagai diuretik (peluruh kencing), meredakan batuk, sebagai obat gosok ketika masuk angin, menambah nafsu makan, antiradang, dan obat diare.
Manfaat madu yang sangat banyak bagi kesehatan menyebabkan penggunaannya sangat beragam. Salah satu cara pemanfaatan madu adalah dengan menambahkan atau mencampurkan herbal yang memiliki khasiat tertentu bagi kesehatan. Khasiat ini bisa untuk memelihara kesehatan, mengobati penyakit, dan perawatan tubuh. Campuran antara madu dan herbal disebut dengan madu herbal.
Herbal adalah tumbuhan atau bagian tumbuhan yang berkhasiat sebagai.obat. Dalam penggunaannya, banyak herbal yang dibuat sebagai simplisia. Simplisia adalah herbal yang telah dikeringkan dan masih murni atau telah diolah secara sederhana.
Herbal tertentu mempunyai manfaat yang spesifik seperti untuk mengobati salah satu jenis penyakit. Jenis madu tertentu juga baik untuk mengobati penyakit tertentu. Hal ini disebabkan madu tertentu mempunyai karakter tertentu seperti panas, dingin, sedatif (menenangkan), stimulant (merangsang) dan lain-lain yang dipengaruhi oleh sumber nektarnya. Karena itu, campuran antara jenis herbal tertentu dan madu tertentu yang mempunyai efek yang sinergis dalam pengobatan suatu penyakit akan berdampak baik. Kombinasi herbal dan madu ini akan meningkatkan kekuatan dalam mengobati penyakit, pemeliharaan kesehatan, atau perawatan tubuh tertentu. Selain itu, madu juga berperan sebagai pengawet alami bagi olahan herbal tersebut. continue reading »