Ibu-ibu yang sering masak pasti kenal sama Ketumbar !? Meski bentuknya imut-imut, ketumbar bukanlah bumbu dapur biasa. Bumbu yang biji dan daunnya kerap melezatkan masakan ini ternya bisa dipakai sebagai pembunuh bakteri dan mencegah keracunan makanan. Menurut tim peneliti dari Portugal, ketumbar atau dalam kuliner Barat disebut coriander ini ampuh untuk membunuh 12 strain bakteri. Dalam penelitian mereka digunakan minyak ketumbar yang dihasilkan dari tanaman ketumbar.
Cairan yang mengandung kurang dari 1,6 persen dari minyak ketumbar cukup efektif untuk membunuh sel bakteri termasuk salmonela, E.colil, serta bakteri yang kebal terhadap antiobiotik. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam Journal of Medical Microbiology. “Minyak ketumbar bisa dipakai sebagai alternatif alami untuk antibiotik konvensional. Kami melihat masa depan ketumbar dalam obat klinis dalam bentuk losion, obat kumur, bahkan pil yang mampu mengatasi bakteri yang sudah resisten pada antibiotik,” kata Fernanda Domingues, yang memimpin riset ini. continue reading »
Ada seorang teman admin jamu manjur yang terkena stroke dikarenakan tak menjaga, bahkan tak tahu kalau dia kena stroke… tahunya ya langsung lumpuh separuh…Lebih baik mencegah daripada mengobati. Demikian kata pepatah. Sekira sebuah penyakit masih bisa dicegah kedatangannya, kita harus mengupayakan banyak cara. Salah satunya dengan mengatur asupan makanan sehari-hari. Nah dari sisi inilah yang kelihatannya semua orang nggak tahan godaan makanan yang ueenak apalagi setelah puasa… maklum di Idul Fitri makanan semua manis, uenak gratis lagi and tersedia dimana-mana
Stroke dapat disebabkan penyumbatan pada arteri yang mengarah ke otak, yang beresiko terganggunya aliran darah. Atau juga disebabkan pecahnya pembuluh darah. Stroke iskemik atau penyumbatan terjadi pada 80 persen kasus stroke. Sementara stroke hemoragik atau pecahnya pembuluh darah di otak adalah penyebab 20 persen stroke.
Faktor risiko stroke termasuk merokok, hipertensi, penyakit jantung, diabetes, dan kolesterol tinggi. Gaya hidup menjadi faktor kemungkinan Anda terkena stroke atau tidak, termasuk mengonsumsi makanan yang bisa menurunkan risiko.
Langkah-langkah berikut adalah cara menurunkan risiko terkena stroke melalui pengaturan makanan. Namun, ada baiknya Anda juga berkonsultasi pada dokter.
Langkah 1
Mengurangi asupan garam untuk menurunkan tekanan darah. Berhenti menambahkan garam ke dalam makanan ketika Anda memasak atau sedang makan. Jangan lupa untuk membaca label makanan untuk mengetahui kandungan garam di dalam makanan tersebut.
Langkah 2
Mengurangi asupan kalori jika Anda termasuk overweight. Obesitas sangat rentan terhadap penyakit jantung dan diabetes. Keduanya adalah faktor risiko stroke. Lebih baik menyantap whole grain, daging tak berlemak, buah, dan sayur serta lemak sehat, misalnya minyak zaitun. continue reading »
Mungkin ini menjadi salah satu pengobatan alternatif yang layak ditunggu, dan mulai disahkan oleh Pemerintah. Sebagai salah satu negara yang kaya akan tanaman obat, penggunaan ramuan herbal di Indonesia memang tidak asing lagi. Secara turun-temurun masyarakat sudah menggunakan tanaman obat sebagai alternatif dalam menyembuhkan berbagai penyakit.
Demi memaksimalkan potensi kekayaan alam tersebut, Kementerian Kesehatan kini memiliki suatu program guna menjadikan jamu sebagai tuan rumah di negara sendiri. Salah satu upaya yang saat ini dilakukan adalah mendirikan layanan pusat kesehatan masyarakat (puskemas) khusus untuk jamu dan obat-obat herbal.
“Hal tersebut dimaksudkan supaya masyarakat ada pilihan pengobatan. Tapi, jamu yang kita harapkan tentu yang sudah evidence base (terbukti secara ilmiah) dan di-back up dengan research. Kalau dulu, orang diare mungkin akan diberi tiga lembar daun jambu. Padahal itu kan lembarnya ada yang lebar dan kecil. Nanti kita akan buat takarannya menjadi miligram dalam bentuk kapsul. Ini barangkali yang akan dikembangkan,” kata Slamet Riyadi Yuwono, Direktur Jenderal Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak saat menerima 470 peserta Temu Karya Nasional dalam rangka Penyelengaraan Perlombaan Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional 2011 di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa, (16/8/2011). continue reading »
Ini pasti menjadi kegiatan kita yang paling digemari disaat bulan Puasa begini ini, karena tidurnya orang puasa juga pahala… tapi kalau tidurnya berlebihan … apa itu baik ?. Meskipun tidur merupakan kegiatan yang harus terpenuhi untuk membantu proses peremajaan tubuh, jika dilakukan berlebihan, hal itu akan memberikan dampak negatif untuk kesehatan. Para pakar pun menganjurkan untuk tidak tidur lebih dari sembilan jam tiap malam.
Apa saja yang memungkinkan menjadi penyebab oversleeping atau hipersomnia?
• Sleep apnea, jenis gangguan tidur di mana orang berhenti bernapas untuk sesaat ketika tidur dan dapat menyebabkan meningkatnya kebutuhan tidur karena membuat siklus tidur normal terganggu. Penderita akan merasa lelah dan lemas meski telah tidur selama 10 jam. Gangguan pernapasan mulai terjadi karena dinding tenggorokan cenderung berhenti beraktivitas, sementara individu sedang dalam kondisi bersantai (tidur). Akibatnya, aliran udara di dalam tubuh berhenti dan seketika individu tersebut terbangun untuk bernapas.
• Narcolepsy, masalah neurologis yang menyebabkan tidur berlebihan. Narcolepsy memengaruhi bagian otak yang mengontrol dan mengatur tidur. Penderita (narcolepsy) gagal untuk mengidentifikasi dan membedakan waktu tidur dengan waktu untuk tetap terjaga. Penderita dapat tertidur di mana saja dan kapan saja.
• Stres dan depresi. Dua hal ini memang harus dihindari karena dapat menyebabkan banyak gangguan kesehatan jiwa, juga mental, tak terkecuali oversleeping.
• Kelelahan. Kelelahan akibat bekerja terlalu keras, gangguan tidur, kehamilan, atau kekurangan tidur merupakan salah satu penyebab utama oversleeping. Ketika merasa lelah, Anda cenderung memutuskan tidur lebih lama, bahkan lebih dari sembilan jam, untuk mencoba agar segar kembali.
Bingung juga kadang kalau disuruh bedakan antara Jamu dan pengobatan Herbal, sudahlah pokoknya pembaca tahu … heheheh…. Oke kali ini kita mo bahas Jamu Diabetes. Diabetes merupakan penyakit berbahaya karena bisa menimbulkan komplikasi pada organ tubuh lain, seperti penyakit kardiovaskular, gagal ginjal dan kerusakan saraf. Untuk lebih baik dan hidup sehat, kita perlu merawat tubuh dan mencoba untuk menjaga tingkat gula darah untuk menghindari penyakit ini.
Selain secara medis, sejak zaman kuno berbagai ramuan alami sebenarnya sudah digunakan untuk mengobati diabetes. Penelitian ilmiah telah menegaskan efektivitas beberapa tumbuh-tumbuhan tertentu untuk mengatasi diabetes. Berikut ini adalah beberapa tanaman herbal yang telah dipercaya dapat membantu mengobati diabetes.
1. Fenugreek
Fenugreek adalah sejenis tanaman biji-bijian yang banyak tumbuh di Asia dan sering digunakan oleh masyarakat India sebagai bumbu penyedap masakan. Tanaman ini punya kemampuan untuk mengontrol kadar glukosa darah dan telah banyak digunakan untuk mengendalikan diabetes.
Fenugreek menurunkan resistensi insulin dan mengontrol kadar glukosa darah dengan meningkatkan jumlah reseptor insulin dalam sel darah merah. Hal ini akan meningkatkan pemanfaatan glukosa pada jaringan perifer sehingga mengurangi kadar glukosa dalam darah. Namun Fenugreek tidak boleh digunakan oleh wanita hamil atau menyusui
2. Lidah buaya
Lidah buaya kerap dianggap sebagai ‘ramuan penyembuh’. Getah kering lidah buaya dan gel (bagian dalam daun) digunakan secara tradisional untuk mengobati diabetes karena diyakini dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah puasa dan HbA1c..
3. Kayu manis
Tumbuhan ini membuat sel-sel lemak lebih mudah diakses insulin dan meningkatkan konversi glukosa menjadi energi. Selain itu juga menghambat pembentukan radikal bebas yang berbahaya.
4. Bawang
Bawang secara siginifikan dapat menurunkan gula darah. Ekstrak bawang mengurangi kadar gula darah selama toleransi glukosa oral dan intravena. Bawang mempengaruhi metabolisme hepatik glukosa dan meningkatkan pelepasan insulin, sehingga mencegah perusakan insulin. continue reading »
Anggur… hmmm siapa sih nggak pernah makan buah ini..? Selain rasanya yang manis, buah ini dikenal karena mengandung banyak senyawa polifenol dan resveratol yang berperan aktif dalam berbagai metabolisme tubuh.
Namun baru-baru ini peneliti di University of Barcelona and the CSIC (Spanish National Research Council) menemukan satu lagi manfaat dari buah anggur. Mereka mengklaim, senyawa tertentu yang hadir dalam anggur dapat melindungi kulit dari paparan radiasi sinar UV matahari yang berbahaya.
Penelitian tersebut menemukan bahwa zat-zat yang terkandung dalam anggur mampu menurunkan tingkat kerusakan sel pada kulit akibat radiasi sinar matahari yang bisa menyebabkan kanker kulit. Seperti diketahui, Sinar UV yang terpapar ke kulit akan mengaktifkan spesies oksigen reaktif atau (ROS) yang menyebabkan oksidasi makromolekul pada DNA dan Lipid. Sehingga, pada akhirnya akan mengaktifkan reaksi enzim tertentu yang menyebabkan kematian sel. continue reading »
Ayo makan Tempe agar kita semua bisa sehat. Seringkah Anda makan tempe? Mengonsumsi makanan tinggi isoflavon kedelai seperti tempe, tahu, dan susu ternyata bermanfaat bagi tubuh untuk terlindung dari radikal bebas. Mencapai usia menopause, secara otomatis kelainan pembuluh darah terdalam (endotel) akan timbul. Lapisan darah semakin rusak hinggga muncul plak. Saat plak menumpuk di bagian tubuh yang rentan seperti jantung, maka akan muncul penyakit kardiovaskuler.
Menopause juga menyebabkan stres oksidatif lebih tinggi atau yang biasa disebut radikal bebas. Radikal bebas merupakan awal kerusakan pembuluh darah. “Cara paling efektif ialah membentengi tubuh dengan isoflavon yang terkandung dalam tempe, tahu, dan susu yang bersifat maintaining atau antioksidan, begitu juga dengan vitamin E dan C,” jelas Dr dr Pusparini SpPK ketika ditemui okezone di FKUI, Salemba, Jakarta, Rabu (3/8/2011). Tempe Oke gitu loh… AYO DONK Makan TEMPE !
Lantas, apakah minuman kacang kedelai juga memiliki manfaat yang sama? continue reading »