Proses metabolisme tubuh selama bulan puasa memungkinkan munculnya persoalan bau mulut. Meski wajar, tak ada salahnya jika Anda mencoba menangkalnya dengan mengambil manfaat beragam bahan alami.
Karena bau mulut orang berpuasa bernilai pahala, sebagian orang tidak terlalu memedulikannya. Soal benarkah bau mulut cenderung meningkat pada masa puasa daripada hari biasa, sejauh ini belum ada jawaban pasti.
Cara paling mudah untuk meredam bau mulut selama berpuasa tentu saja rajin membersihkan gigi, terlebih setelah makan sahur. Parahnya, kebiasaan ini juga tidak mudah bagi sebagian orang. Selesai sahur, banyak orang malas gosok gigi, malah langsung tidur lagi. Padahal, setelah 30 menit tak makan, keasaman mulut akan meningkat karena sisa asam tidak diangkat.
Untuk menetralkan bau mulut sekaligus membuat napas lebih bersahabat selama berpuasa, Anda bisa memanfaatkan beberapa ramuan alami berikut ini.
Cengkih kurangi peradangan
Dalam jurnal tanaman obat Indonesia tahun 2005 disebutkan bahwa cengkih memiliki kandungan minyak asiri (15-20 persen) dan eugenol (60). Minyak asiri ini dikembangkan oleh beberapa produsen jamu nasional sebagai bahan baku untuk ramuan tolak angin atau sebagai peluruh gas dalam perut atau masalah pencernaan lainnya.
Minyak cengkih mampu memperbaiki fungsi lambung sehingga pencernaan menjadi lebih baik. Selain itu, minyak cengkih diyakini mampu mengurangi peradangan, khususnya yang terjadi pada selaput lendir mulut dan tenggorokan sebagai salah satu pemicu timbulnya bau mulut.
Untuk mendapatkan khasiatnya sebagai obat kumur penangkal bakteri bau mulut, berikut cara meramunya:
Ambil 3-5 bunga cengkih. Seduh dengan air secukupnya lebih kurang 5 menit, lalu dinginkan. Gunakan air ini untuk berkumur.
Cara lain, ambil beberapa butir cengkih kering. Tumbuk sampai hancur, rendam dalam segelas air hangat. Setelah 30 menit, airnya dapat digunakan untuk berkumur.
Sirih kaya asiri
Daun sirih dijadikan bahan utama untuk menginang karena dianggap dapat menguatkan gigi, menyembuhkan luka kecil di mulut, menghilangkan bau mulut, dan menghentikan perdarahan gusi. Tradisi masyarakat itu menggelitik para ilmuwan untuk membuktikan khasiat daun sirih secara klinis.
Dari penelitian yang dilakukan di Laboratorium Biokimia Institut Pertanian Bogor (IPB) terungkap, minyak asiri dalam daun sirih memiliki aktivitas antibakteri yang cukup besar.
Cara meramu: Cuci bersih beberapa lembar daun sirih lalu direbus dengan 1,5 gelas air. Setelah dingin, air rebusan ini digunakan untuk berkumur setelah gosok gigi.
Ambil 10-15 lembar daun sirih merah yang telah dicuci bersih, rebus dengan 400 cc (dua gelas air) hingga tersisa 200 cc, lalu saring. Selagi hangat, gunakan air untuk berkumur-kumur setelah sahur. continue reading »
TAnaman Obat : Jeruk Nipis
A. Uraian
Jeruk nipis (citrusaurantifolia) termasuk salah satu jenis citrus geruk. Jeruk nipis termasuk jenis tumbuhan perdu yang banyak memiliki dahan dan ranting. Batang pohonnya berkayu ulet dan keras. Sedang permukaan kulit luarnya berwarna tua dan kusam. Tanaman jeruk nipis pada umur 2,5 tahun sudah mulai berbuah. Bunganya berukuran kecil-kecil berwarna putih dan buahnya berbentuk bulat sebesar bola pingpong berwarna (kulit luar) hijau atau kekunirig-kuningan. Buah jeruk nipis yang sudah tua rasanya asam. Tanaman jeruk nipis umumnya menyukai tempat-tempat yang dapat memperoleh sinar matahari langsung.
B. Syarat Tumbuh
1. Iklim
Ketinggian tempat: 200m-1.300m di atas permukaan laut, curah hujan tahunan: 1.000 mm-1.500 mm/tahun, bulan basah (di atas 100 mm/ bulan): 5-2 bulan, bulan kering (di bawah 60 mm/bulan) 0-6 bulan, suhu udara: 200C-300C, kelembaban: sedang-tinggi, dan penyinaran: sedang.
2. Tanah
Jenis: latosol, aluvial, andosol. Tekstur: lempung berpasir lempung dan lempung Hat, drainase: baik, kedalaman air tanah: 40 cm-170 cm dari
permukaan tanah, kedalaman perakaran: di bawah 40 cm dari permuka; tanah, keasaman (pH): 4-9, kesuburan: sedang-tinggi.
Pedoman bertanam:
a. Pengolahan tanah: buatkan lubang tanam berukuran 50 cm x 50 cm x40a tanah bagian atas dipisahkan dari tanah di bawahnya, kemudian dib( pupuk kandang, tanah bagian bawah dimasukkan kembali, kemudii disusul tanah bagian atas.
b. Persiapan bibit: jeruk nipis dapat diperbanyak secara cangkok di okulasi.
c. Penanaman: bibit ditanam pada lubang tanam yang telah disediaka jarak tanam 6 m x 6 m.
C. Nama Lokal
Lime (Inggris), lima (Spanyol), limah (Arab), jeruk nipis (Indonesi jeruk pecel (Jawa); limau asam (Sunda).
D. Penyakit yang Dapat Diobati
Jeruk nipis dapat digunakan untuk mengobati penyakit: amand malaria, ambeien, sesak napas, influenza, batuk, sakit panas, sembe terlambat haid, perut mules saat haid, disentri, perut mulas, perut mu lelah, bau badan, keriput wajah.
E. Pemanfaatan
1. Untuk Menyembuhkan Amandel
a. Bahan: satu buah jeruk nipis, 1,5 rimpang kunyit sebesar ibu jari diparut dan 2 sendok makan madu.
b. Cara membuat: jeruk nipis diperas untuk diambil airnya, kunyit diparut dan diperas untuk diambil airnya.
c. Cara menggunakan: diminum 2 hari sekali secara teratur.
2. Untuk Menyembuhkan Malaria
a. Bahan: satu buah jeruk nipis, 1 sendok makan kecap, garam secukupny
b. Cara membuat: jeruk nipis diperas untuk diambil airnya, kemudian dioplos dengan bahan lainnya dan disaring.
c. Cara menggunakan: diminum tiap pagi menjelang sarapan.
3. Untuk Menyembuhkan Ambeien
a. Bahan: 2-4 potong akar jeruk nipis.
b. Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih hingga
tinggal 1 liter, kemudian disaring.
c. Cara menggunakan: diminum setiap sore secara teratur.
4. Untuk Menyembuhkan Sesak Napas
a. Bahan: satu buah jeruk nipis, 2 siung bawang merah, 1 butir telur ayam kampung, 1 sendok teh bubuk kopi, 1 potong gula batu.
b. Cara membuat: jeruk nipis diperas untuk diambil airnya, bawang merah diparut kemudian dicampur dengan bahan lainnya dan diseduh dengan air panas secukupnya, diaduk sampai merata, kemudian disaring.
c. Cara menggunakan: diminum setelah makan pagi secara teratur.
5. Untuk Menyembuhkan Influenza
a. Bahan: satu buah jeruk nipis, 0,5 sendok minyak kayu putih, kapur sirih secukupnya.
b. Cara membuat: jeruk nipis dipanggang sejenak dan diperas untuk
diambil airnya, kemudian dicampur dengan bahannya dan diaduk
sampai merata, dan disaring.
c. Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari secara teratur.
6. Untuk Menyembuhkan Batuk
Jeruk nipis sebagai obat batuk dapat digunakan dengan 2 cara:
Cara l:
a. Bahan: satu buah jeruk nipis, 1,5 sendok kecap, garam secukupnya.
b. Cara membuat: jeruk nipis diperas untuk diambil airnya.
c. Cara menggunakan: diminum secara teratur 1 kali sehari selama sakit.
Cara 2:
a. Bahan: satu buah jeruk nipis, seperempat sendok tepung biji buah pala, 1
sendok minyak kayu putih.
b. Cara membuat: jeruk nipis diperas untuk diambil airnya, dioplos
dengan bahan lainnya sampai merata.
c. Cara menggunakan: dipakai sebagai bedak dan dioleskan pada dada dan punggung.
7. Untuk Menyembuhkan Sakit Panas
a. Bahan: satu buah jeruk nipis, 1,5 sendok minyak kelapa, 1 sendok| minyak kayu putih, 2-4 siung bavvang merah yang dihaluskan.
b. Cara membuat: jeruk nipis diperas untuk diambil airnya.
c. Cara menggunakan: dipakai sebagai kompres dan obat gosok untuk| dada dan punggung.
8. Untuk Menyembuhkan Sembelit
a. Bahan: satu buah jeruk nipis, 2-4 siung bawang merah, 1 sendok minyak kayu putih, buah asam secukupnya, 2 sendok air masak.
b. Cara membuat: jeruk nipis diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan bahan lainnya dan dihaluskan bersama-sama.
c. Cara menggunakan: dioleskan di seluruh tubuh, terutama di seputar per
9 Untuk Menyembuhkan Terlambat (Datang Bulan)
a. Bahan: satu buah jeruk nipis, 2 rimpang kunyit sebesar ibu ja kapur sirih dan garam secukupnya.
b. Cara membuat: jeruk nipis diperas untuk diambil airnya, kunyi| diparut dan diperas untuk diambil airnya, kemudian semua baha tersebut dicampur merata dan disaring. c. c. Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari.
10. Untuk Menyembuhkan Mules pada Waktu Haid (Datang Bulan)
a. Bahan: satu buah jeruk nipis, 1,5 rimpang jahe sebesar ibu jari, mata buah asam yang sudah masak, 1 potong gula kelapa.
b. Cara membuat: jeruk nipis diperas untuk diambil airnya, ja diparut, kemudian semua bahan tersebut dicampur dan diberi gelas air masak dan disaring.
c. Cara menggunakan: diminum pada hari pertama haid.
11. Untuk Menyembuhkan Disentri
a. Bahan: dua potong akar jeruk nipis.
b. Cara membuat: direbus dengan gelas air sampai mendidih kemudian disaring.
c. Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari.
E. Komposisi
Jeruk nipis mengandung unsur-unsur senyawa kimia yang bermanfaat. Misalnya: limonen, linalin asetat, geranil asetat, fellandren dan sitral. Di samping itu jeruk nipis mengandung asani sitrat. 100 gram buah jeruk nipis mengandung: vitamin C 27 miligram, kalsium 40 miligram, fosfbr 22 miligram, hidrat arang 12,4 gram, vitamin B 1 0,04 miligram, zat besi 0,6 miligram, lemak 0,1 gram, kalori 37 gram, protein 0,8 gram dan air 86 gram. Jeruk nipis mengandung unsur-unsur senyawa kimia antara lain imonen, linalin asetat, geranil asetat, fellandren, sitral dan asam sitrat.
A. Uraian
Bawang putih (allium sativum) termasuk . genus qfflum atau di Indonesia lazim disebut bawang putih. Bawang putih termasuk klasifikasi tumbuhan terna berumbi lapis atau siung yang bersusun. Bawang putih tumbuh secara berumpun dan berdiri tegak sampai setinggi 30-75 cm, mempunyai batang semu yang terbentuk dari pelepah-pelepah daun. Helaian daunnya mirip pita, berbentuk pipih dan
memanjang. Akar bawang putih terdiri dari serabut-serabut kecil yang berjumlah banyak. Setiap umbi bawang putih terdiri dari sejumlah anak bawang (siung) yang setiap siungnya terbungkus kulit tipis berwarna putih. Bawang putih yang semula merupakan tumbuhan daerah dataran tinggi, sekarang di Indonesia, jenis tertentu dibudidayakan di dataran rendah. Bawang putih berkembang baik pada ketinggian tanah berkisar 200-250 meter di atas permukaan laut.
1. Syarat Tumbuh
a. Iklim: ketinggian tempat: 600-1.200 m di atas permukaan laut. Curah hujan tahunan: 800-2.000 mm/tahun, bulan basah (di atas 100 mm/bulan): 5-7 bulan, bulan kering (di bawah 60 mm/bulan):4-6 bulan, suhu udara: 150-200 C, kelembapan: tinggi, penyinaran: sedang.
b. Tanah, jenis: gromosol (ultisol), tekstur: lempung berpasir (gembur). Drainase: baik, kedalaman air tanah: 50 cm-150 cm dari permukaan tanah, kedalaman perakaran: di atas 15 cm dari permukaan tanah, keasaman (pH): 6-6, 8, kesuburan: tinggi.
2. Pedoman Bertanam
Pengolahan tanah: buatkan selokan atau parit dengan lebar 30 cm-40 cm, dalam 30 cm-60 cm. Tanah galian digunakan untuk bedengan selebar 60 cm-100 cm, panjang disesuaikan dengan kebutuhan, lalu dicangkul sedalam 15 cm-30 cm. Setelah 10 hari-15 hari dicangkul kembali hingga membentuk gumpalan halus, kemudian diberi pupuk kandang 10 ton-15 ton/hektar. Sehari sebelum tanam, bedengan dibasahi.
Persiapan bibit: bibit berasal dari tanaman yang cukup tua (85 hari-135 hari), sehat dan tidak cacat, bibit disimpan dalam ruangan kering sekitar 5 bulan – 8 bulan digantung pada para-para, siang untuk bibit berasal dari umbi yang beratnya 5 g-7,5 g/umbi.
Penanaman: buatkan lubang tanam sedalam 3 cm-4 cm dengan tugal, tancapkan bibit dengan posisi tegak lurus, ujung siung di atas dan % bagian siung tertanam dalam tanah, taburkan tanah halus dan tutup merata dengan jerami setelah 3 cm, jarak tanam 10 cm x 10 cm atau 15 cm x 10 cm.
B. Nama Lokal
Garlic (Inggris), bawang putih (Indonesia), bawang (Jawa), bawang bodas (Sunda), bawang handak (Lampung), kasuna (Bali), lasuna pute (Bugis), bhabang pote (Madura), bawa bodudo (Ternate), kalfeo foleu (Timor).
C. Penyakit yang Dapat Diobati
Bawang putih dapat digunakan untuk mengobati penyakit hipertensi, asma, batuk, masuk angin, sakit kepala, sakit kuning; sesak napas, busung air, ambeien, sembelit, luka memar, abses, luka benda tajam, digigit serangga, cacingan, sulit tidur (insomnia).
D. Pemanfaatan
1. Untuk Menyembuhkan Hipertensi
a. Bahan: dua siung bawang putih.
b. Cara membuat: bawang putih dipanggang dengan api.
c. Cara menggunakan: dimakan setiap pagi selama 7 hari.
2. Untuk Menyembuhkan Asma, Batuk, dan Masuk Angin
a. Bahan: tiga siung bawang putih, 1 sendok makan madu dan gula batu secukupnya.
b. Cara membuat: bawang putih ditumbuk halus, kemudian dioplos bersama bahan lainnya sampai merata dan diperas/disaring.
c. Cara menggunakan: diminum setiap pagi sampai sembuh.
3. Untuk Menyembuhkan Sakit kepala
a. Bahan: umbi bawang putih.
b. Cara membuat: umbi bawang putih ditumbuk halus.
c. Cara menggunakan: untuk kompres pada dahi.
4. Untuk Menyembuhkan Sakit Kuning, Sesak Napas
a: Bahan: satu umbi bawang putih, 1 potong gula batu sebesar telur ayam.
b. Cara membuat: umbi bawang putih ditumbuk halus, kemudian kedua
bahan tersebut direbus bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih
dan diaduk sampai merata, dan disaring.
c. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 2 sendok makan, pagi dan sore.
5. Untuk Menyembuhkan Ambeien
a. Bahan: umbi bawang putih.
b. Cara membuat: umbi bawang putih ditumbuk halus, kemudian diperas untuk diambil airnya.
c. Cara menggunakan: dioleskan di sekitar dubur setiap hari.
Untuk Menyembuhkan Sembelit
a. Bahan: yoghurt bawang putih dan bawang merah secukupnya.
b. Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus, diperas untuk
diambil airnya, kemudian dicampur sampai merata dan disaring.
c. Cara menggunakan: diminum biasa. continue reading »
Sebenarnya mau saya posting beberapa hari yang lalu, karena masih sulit menemukan saat yang tepat baru kali ini deh pas rasanya ! Jamu Manjur kembali mersakan manfaat dari pengobatan tradisional salah satunya penyakit kulit yaitu Kapalan atau Kutilan
Pertama kali saya mendapatkan penyakit kulit ini masih di salah satu jari tengah tangan kanan, setelah satu tahun saya biarkan kok lama-kelamaan membesar, bahkan tangan sebelah kiri yaitu Ibu Jari juga terkena, yang satu ini perkembangannya lebih cepat hingga membuat khawatir. Apalagi keponakan saya juga terkena persis dijempol, ketika diperiksa ke Dokter harus operasi kecil (disayat-sayat gitu) lalu di perban selama 2 minggu baru sembuh wlau daging belum tumbuh seperti semual.
Saat itulah istri saya bilang “Coba mas pakai pengobatan tradisional saja, seperti Mbah Uti dulu !” lalu saya langsung tertarik untuk mencobanya. Bahan hanya bawang merah, minyak goreng dan lilin.
cara melakukan :
Tancapkan bawang ke lidi, lalu lumuri dengan minyak goreng. Setelah itu dipanasi dengan api (pakai lilin boleh) sampai panas (kira-kira udah terlihat mendidih), baru tempelkan ke Kapalan / Kutil sampai rasa panas hilang. Ulangi kegiatan ini sampai kulit tidak merasakan panas.
Hasilnya ? ternyata toidak langsung sembuh, malah luas area kapalan / kutilan malah membesar, karena bingung saat itu saya merasa menyesal juga. TApi 2 minggu kemudian kapalan / kutilan ku rontok sendiri, berganti kulit baru dengan posisi yang lebih bagus. Indahnya pengobatan tradisonal …
Ekstrak dari pohon Kudzu yang sedang dikembangkan untuk mengobati pecandu alkohol mungkin juga membantu dalam mengobati pecandu kokain, kata beberapa peneliti di Gilead Sciences Inc., Ahad.
Percobaan pada tikus memperlihatkan obat tersebut dapat menghentikan mereka mengkonsumsi kokain, demikian laporan tim Gilead di jurnal Nature Medicine.Gilead mewarisi obat percobaan tersebut tahun lalu, ketika dihasilkan di CV Therapeutic Inc.
“Tak ada pengobatan yang efektif buat kecanduan kokain kendati ada banyak pengetahuan neurobiologi kecanduan obat,” tulis Lina Yao, Ivan Diamond dan rekan mereka.
Kudzu adalah obat kuno buat pecandu alkohol. Tanaman rambat itu, tanaman asli Asia, telah menyebar ke sebagian besar wilayah Southeast, Amerika Serikat, setelah diimpor untuk mengendalikan erosi tanah. continue reading »
Sejenis ramuan herbal China kuno berusia 1.800 tahun diklaim dapat membantu mempercepat efek pengobatan kanker dan mengurangi efek buruk kemoterapi.
Dikenal dengan sebutan Huang Qin Tang (PHY-906), ramuan ini populer di kalangan masyarakat China sebagai campuran dari ekstrak tumbuhan, akar dan buah yang digunakkan untuk mengobati gangguan perut dan mual selama ratusan tahun.
Namun, menurut hasil studi yang dilakukan para ahli dari Universitas Yale, ramuan tersebut memiliki efek besar pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi, karena dapat meningkatkan efektivitas dari pengobatan tersebut. continue reading »
Berikut ini diuraikan mengenai berbagai macam gangguan yang terjadi pada sistem reproduksi pria maupun wanita, mulai dari penyebab, gejala, sampai pengobatan menggunakan ramuan tanaman obat yang dapat dilakukan.
A. Ejakulasi Dini
Ejakulasi dini dialami oleh pria, yaitu saat proses orgasme ketika persetubuhan sangat cepat mencapai klimaks. Bahkan, kadang-kadang terjadi orgasme di luar vagina.
Penyebab
Ejakulasi dini lebih banyak disebabkan oleh faktor psikis, misalnya kondisi tertekan dan emosional, kurang percaya diri, dan selalu mengerjakan sesuatu dengan terburu-buru.
Pengobatan
Ramuan 1
Biji buah pinang 2 buah, kemiri 10 g kering, kuning telur ayam kampung 2 butir, dan madu murni 2 sendok makan. Bakar biji pinang dan kemiri, lalu angkat setelah tercium bau sedap atau harum. Tumbuk halus, kemudian tambahkan kuning telur ayam kampung dan madu. Aduk sampai rata, minum sekaligus habis. Lakukan sehari sekali untuk beberapa hari.
Ramuan 2
Jahe merah 30 g segar, kemiri 10 g, kuning telur ayam kampung 2 butir, dan madu murni 2 sendok makan. Bakar jahe merah dan kemiri sampai tercium bau sedap. Buat wedang jahe dengan air panas/yang baru mendidih sebanyak 200 ml, biarkan dalam cangkir/gelas untuk beberapa menit. Tumbuk halus kemiri, campur rata dengan kuning telur dan madu, lalu minum sekaligus. Selanjutnya, minum wedang jahe secukupnya.
Ramuan 3
Akar pasak bumi 15 g kering, som jawa 20 g, tapak liman 10 g kering, purwoceng (seluruh tanaman) 1-5 g kering, dan lengkuas merah 30 g segar. Iris tipis lengkuas merah, cuci bersama bahan lainnya, lalu rebus dalam satu liter air sampai tersisa setengahnya. Saring, lalu minum sehari tiga kali. Dosis sekali minum ISO ml.
Ramuan 4
Adas 10 g kering, daun jinten 8 g kering, cabai jawa 8 g kering, tapak liman 30 g, purwoceng 10 g kering, dan akar pasak bumi 15 g kering. Cuci semua bahan, lalu rebus dalam satu liter air sampai tersisa setengahnya. Saring, lalu minum sehari tiga kali. Dosis sekali minum 150 ml.
Anjuran
• Hindari stres (ketegangan jiwa).
• Lakukan segala akuVitas/f>eker/aan dengan lebih r/leks dan t/dak terburu-buru.
• Atur keseimbangan vraktu kerja don istirahat.
Impotensi adalah lemahnya alat kelamin pria karena tidak mampu ereksi, meskipun memiliki semangat tinggi untuk melakukan persetubuhan dengan pasangannya.
Penyebab
Lebih banyak disebabkan oleh faktor psikis, ketegangan saraf-saraf otak, rasa takut dan cemas, serta stres. Selain itu, dapat dipengaruhi oleh penyakit yang diderita, misalnya kencing manis dan gagal ginjal.
Pengobatan
Ramuan 1
Jahe merah 30 g segar, akar pasak bumi 20 g, kapulaga 10 g, cabai jawa 8 g kering, dan lada 5 g kering. Potong tipis-tipis semua bahan, cuci, lalu rebus dalam satu liter air sampai tersisa setengahnya. Saring, lalu minum sehari tiga kali. Dosis sekali minum 150 ml.
Ramuan 2
Lada 5 g, ketumbar 5 g, kemiri 10 g kering, cabai jawa 10 g kering, madu murni 2 sendok makan, dan kuning telur ayam kampung 2 butir. Cuci bersih lada, ketumbar, cabai, dan kemiri, lalu tumbuk halus. Campur dengan kuning telur dan madu, lalu aduk rata. Minum untuk dua kali minum, pagi dan sore hari.
Ramuan 4
Som jawa 10 g kering atau 25 g segar, tapak liman 10 g kering atau 30 g segar, akar pasak bumi 15 g kering atau 30 g segar, purwoceng 10 g kering, pronojiwo 15 g, dan pecut kuda 10 g kering. Cuci semua bahan, lalu rebus dalam satu liter air sampai tersisa setengahnya. Saring, lalu
minum sehari tiga kali, pagi, siang, dan sore hari. Dosis sekali minum 150 ml.
Anjuran
• Hindori stres (ketegangan jiwa) dalam situasi apapun.
• Hindari rasa rendah diri dan bersikaplah percaya diri dalam setiap kesempatan.
Cacingan tidak hanya diderita anak-anak, tetapi bisa juga menyerang orang dewasa, melalui makanan yang terkontaminasi.
Gejala
Kadang-kadang, cacingan tidak memiliki gejala yang khas, tetapi sebagian penderitanya menampakkan tanda-tanda kurangnya nafsu makan, perut membesar (buncit), badan lesu, dan tampak kurus.
Pengobatan
Ramuan 1
Tanaman tampal besi 10 g kering atau 20 g segar, daun puring 10 g kering atau 30 g segar, dan daun pepaya 20 g segar. Cuci semua bahan, lalu rebus dalam 600 ml air sampai tersisa setengahnya. Saring, lalu minum untuk pagi, siang, dan sore hari. Untuk orang dewasa 100 ml, anak-anak cukup I —2 sendok makan sekali minum.
Ramuan 2
Daun dan kulit batang tanaman mindi kecil 20 g segar, daun lenglengan 20 g segar, dan daun ketepeng cina 20 g segar. Cuci semua bahan, lalu rebus dalam 600 ml air sampai tersisa setengahnya. Saring, lalu minum tiga kali sehari. Untuk orang dewasa 100 ml, anak-anak 1-3 sendok makan sekali minum.
- Jaga kebersihan makan minuman.
- Jaga kebersihan lingkungan
- Cuci tangan sebelum makan
Kandung empedu terletak di dekat hati, fungsinya menyimpan dan mengonsentrasi empedu di antara waktu makan sehingga persediaannya cukup banyak jika diperlukan.
Gejala
Rasa nyeri dan kejang di bagian perut sebelah kanan atas, rasa mual setelah makan, dan kadang disertai muntah-muntah, perut terasa kembung, gelisah, dan demam.
Pengobatan
Ramuan 1
Tanaman kumis kucing 30 g segar, daun sendokan (sangkobak) 10 g kering atau 25 g segar, dan tempuyung 10 g kering atau 40 g segar, Cuci ketiga bahan, lalu rebus dalam 800 ml air sampai tersisa setengahnya. Saring, kemudian minum sehari tiga kali, sekali minum 125ml.
Ramuan 2
Daun meniran 40 g segar, daun gempur batu 30 g segar, daun enyok kelo 30 g segar, dan daun alang-alang 20 g segar. Cuci semua bahan, kemudian rebus dalam satu liter air sampai tersisa setengahnya. Saring, lalu minum sehari tiga kali, sekali minum 150 ml.
Ramuan 3
Daun keji beling 8 g kering atau 25 g segar, tapak liman 10 g kering atau 30 g segar,
daun sendok 10 g kering atau 25 g segar, dan tempuyung 10 g kering atau 25 g segar. Cuci semua bahan, lalu rebus dalam satu liter air sampai tersisa setengahnya. Saring, lalu minum pagi, siang, dan sore hari.
Pencegahan
• Banyak istirahat
• Kurang/ makanan yang banyak mengandung lemak, makanan yang diawetkan, goreng-gorengan, dan santan.
• Banyak minum air putih, minimum dua liter sehari.
Sistem pencernaan makanan dimulai di dalam rongga mulut dan berakhir di anus. Makanan akan dikunyah oleh gigi menjadi bentuk halus, kemudian masuk ke dalam rongga pencernaan untuk diserap oleh usus. Setelah mendapat bantuan kelenjar pencernaan, sari makanan diserap dan diangkut oleh darah ke seluruh organ tubuh yang membutuhkan.
Berikut ini diuraikan mengenai berbagai macam gangguan yang terjadi pada sistem pencernaan, mulai dari penyebab, gejala, sampai pengobatan menggunakan ramuan tanaman obat yang dapat dilakukan.
A. Bau Napas (Halitosis)
Bau napas atau bau mulut sering mengganggu seseorang dalam pergaulan, baik bagi si penderita maupun orang lain yang diajak berbicara. Kadang-kadang, orang merasa sungkan untuk berterus-! terang kepada orang yang menderita gangguan ] napas, tetapi si penderita juga tidak merasakan ketidaknyamanan yang terjadi.
Penyebab
Penyebabnya sangat bervariasi, bisa karena pengasaman sisa makanan yang ada di sekitar gigi dan mulut, gigi berlubang, radang gusi,
infeksi saluran pencernaan, atau sisa makanan yang keluar melalui saluran pernapasan.
Pengobatan
Ramuan I
Daun beluntas 10 g kering atau 25 g segar, kayumanis 5 g kering, cengkih 10 biji kering, kapulaga 5 buah kering, dan kunyit 20 g segar. Cuci semua bahan, lalu iris-iris kunyit. Rebus semua bahan dalam satu liter air. Setelah tinggal setengahnya, saring, lalu minum sehari tiga kali. Sekali minum ISO ml.
Ramuan 2
Pegagan 10 g kering atau 30 g segar, daun sirih 20 g segar, temulawak 10 g kering atau 25 g segar, cengkih 10 biji kering, dan kencur 30 g segar. Cuci semua bahan, lalu memarkan kencur dan temu lawak. Rebus semua bahan dalam satu liter air. Setelah tersisa setengahnya, saring, lalu minum sehari tiga kali. Sekali minum 150 ml.
Ramuan 3
Pegagan 10 g kering atau 25 g segar, daun sendok 10 g kering atau 25 g segar, bunga belimbing wuluh 20 g segar, bunga tanjung 20 g segar, dan kapulaga 5 biji kering. Cuci semua bahan, lalu rebus dalam satu liter air. Setelahtersisa setengahnya, saring, lalu minum sehari tiga kali. Sekali minum 150 ml.
Anjuran
• Sikat gigi secara teratur, setelah makan dan sebelum tidur sampai ke bagian-bagian yang sulit dijangkau oleh sikat gigi.
• Bersihkan lidah secara teratur, gunakan cairan penyegar mulut setelah selesai makan atau setelah gosok gigi.
• Banyak minum air putih.
TErnyata kalau untuk unttuk mengobati anak pakai ramua herbal ada sendiri lho. Ramuan herbal berguna untuk mengatasi berbagai gangguan yang biasa dialami anak-anak. Ini dia beberapa gangguan dan ramuan herbalnya :
Panas Dingin / Demam
Siapkan satu buah jeruk nipis, 3 butir bawang merah, 1 sendok makan minyak kelapa, dan seujung sendok teh garam. Caranya, potong jeruk nipis, lalu peras. Airnya masukkan ke dalam cawan. Masukkan bawang merah yang telah ditumbuk kasar, minyak kelapa dan teh. Aduk sampai merata, lalu kompreskan di ubun-ubun, ketiak, dan samping leher.
Batuk pilek
Siapkan daun sambiloto dan daun jintan masing-masing 3 lembar, daun saga 1/3 genggam, dan sepotong gula batu seukuran kelereng. Cuci bersih lalu rebus dengan segelas air (200 cc) sampai tersisa 1/3 gelas. Setelah dingin, minum. Untuk balita, 3 kali ½ – 2 sendok makan.
Diare
Ambil daun muda jambu biji 3 lembar, teh hijau ½ sendok teh, dan 1 sendok teh serbuk beras merah. Rebus daun jambu biji, teh hijau, dan beras merah dengan 2 gelas air (400 cc) sambil diaduk sampai menjadi cairan seperti tajin. Setelah dingin, minumkan bada balita. Sehari 3 kali, masing-masing ½-2 sendok makan sampai diare berhenti. Perut yang kembung bisa dioleskan minyak kayu putih yang sudah diberi tumbukan bawang merah.
Luka akibat terjatuh
Bersihkan luka dengan air perasan daun iler (Coleus scutellarioides) karena khasiatnya sebagai antiseptik. Untuk menghentikan perdarahan dan infeksi, tumbuk 3 lembar daun sirih dan 6 lembar daun sambiloto sampai halus, lalu tambahkan 3 sendok makan air bersih. Peras, airnya untuk mengompres luka.
Mimisan
Sediakan daun sirih segar sebanyak 6 lembar. Setelah dicuci bersih, tumbuk sampai halus. Peras, dan kumpulkan airnya. Ambil kassa steril, potong secukupnya, basahkan dengan air perasan daun sirih, dan gulung memanjang supaya bisa dimasukkan ke dalam hidung balita. Anak dibaringkan dengan memakai bantal kepala. Setelah mimisan berhenti, kain kassa ditarik keluar.
Memperkuat daya tahan tubuh anak
Buah dan sayuran bisa memperkuat daya tahan tubuh anak, ini bisa dibuat dengan cara memasak sendiri bisa sayur bayam, asem, sop, kangkung dan lainnya. Kalau buat minuman : apokat, anggur, atau bawang putih.
FLEK HITAM Merupakan gangguan kulit sebagai salah satu tanda penuaan. Proses penuaan kulit merupakan peristiwa alamiah yang akan dialami oleh setiap individu seiring bertambahnya usia. Namun, proses tersebut tidak sama pada setiap orang, ada yang lebih lambat (awet muda) dan ada yang lebih cepat (penuaan dini). FIek atau noda berwarna cokelat kehitaman adalah hasil timbunan lipofusdn. FIek hitam yang terdapat pada orang yang masih muda menunjukkan kulit mengalami penuaan dini.
Penyebab
Terutama disebabkan sinar ultraviolet matahari yang menembus lapisan epidermis kulit. Juga dapat disebabkan zat kimia dalam kosmetik, obat-obatan tertentu, seperti pil KB, pengaruh hormon, kondisi lingkungan, seperti asap kendaraan dan berbagai pencemaran lainnya yang merupakan radikal bebas penyebab kerusakan kulit.
Perawatan
1. Hindari paparan sinar matahari secara langsung.
2. Banyak minum air putih, sayur, dan buah-buahan segar yang banyak mengandung vitamin C dan vitamin E.
3. Hindari merokok.
Pengobatan herbal
Resepl
Kentang secukupnya
Ragi secukupnya
a. Bersihkan kentang, kupas, lalu haluskan.Tambahkan ragi, aduk rata..
b. Gunakan sebagai masker sekitar 30 menit, lalu bersihkan.
Resep 2
Daun lidah buaya secukupnya, kupas
Bedak beras dingin secukupnya
a. Cuci bersih bahan, haluskan atau buat jus, tambahkan bedak beras dingin, lalu aduk
rata. b. Oleskan pada bagian kulit yang terdapat flek selama 30 menit, lalu bilas dengan air bersih.
Catatan:
Pilih salah saw resep dan lakukan secara teratur 1 kail sehari.
KUTU KEPALA Merupakan kutu yang hidup di rambut kepala dan menginfeksi kulit kepala. Kadang-kadang juga ditemui pada alis mata, kumis, dan janggut. Kutu-kutu tersebut menghasilkan telur berbentuk oval dan berwarna putih yang melekat pada rambut. Dalam waktu singkat, telur kutu berubah menjadi kutu dewasa. Kutu kepala sering dijumpai pada anak-anak.
Penyebab
Kurang menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala. Penularan kutu kepala melalui hubungan langsung atau melalui sisir yang dipinjam dari penderita yang berkutu.
Tanda-tanda
1. Kepala terasa panas dan gatal yang hebat sehingga selalu ingin menggaruk.
2. Lecet pada kulit kepala bekas garukan.
3. Benjolan kecil tanda bekas gigitan yang disertai rasa gatal.
Pengobatan herbal
Resep 1
10 lembar daun srikaya
1 buah srikaya mentah berikut biji
a. Cuci bersih semua bahan, haluskan.Tempelkan pada kulit kepala secara merata dan
bungkus dengan kain. b. Biarkan selama 3 jam, lalu keramas sampai bersih.
Resep 2
Biji pucung (kluwak) segar
a. Haluskan kluwak, tambahkan sedikit air, lalu aduk rata.
b. Oleskan pada kulit kepala, biarkan sekitar 2-3 jam, lalu keramas sampai bersih.
Resep 3
Biji mimba secukupnya
a. Cuci bersih biji mimba, haluskan, peras hingga keluar minyaknya, lalu saring. b. Oleskan dan gosokkan minyak tersebut pada kulit kepala. Biarkan beberapa saat, lalu bilas.
CataTan:
Pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur.
SARI RAPAT Ramuan untuk mengerutkan selaput lendir vagina, terutama bagi perempuan yang telah menikah dan melahirkan anak.
Pengobatan herbal
Resep 1
20 g kunci pepet
20 g bangle
1 buah delima muda
a. Cuci bersih semua bahan, potong-potong.
b. Rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, saring, lalu minum 150 cc 2 kali sehari.
Resep 2
20 g kunyit putih
25 g temu hitam
1 sdm jinten
15 gbunga delima
a. Cuci bersih semua bahan, potong-potong,
b. Rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, saring, lalu minum 150 cc 2 kali sehari.
Resep 3
30-60 g daun pepaya
20 g kunyit
30 g temu mangga
a. Cuci bersih semua bahan, potong-potong.
b. Rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, saring, lalu minum 150 cc 2 kali sehari.
Resep 4
20 g temu kunci 20 g kunyit15 g sabut pinang 5 lembardaun sirih Gambir secukupnya
a. Cuci bersih semua bahan, potong-potong.
b. Rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc Setelah dingin, saring, lalu minum 150cc 2 kalisehari.
Catatan:
Pilih salah saw resep dan lakukan secara teratur.