<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>JAMU MANJUR &#187; Jamu</title>
	<atom:link href="http://jamumanjur.com/category/jamu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jamumanjur.com</link>
	<description>Jamu : Obat tradisional Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 04:01:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Atasi Sakit Tenggorokan Dengan Jamu / Herbal</title>
		<link>http://jamumanjur.com/jamu/atasi-sakit-tenggorokan-dengan-jamu-herbal</link>
		<comments>http://jamumanjur.com/jamu/atasi-sakit-tenggorokan-dengan-jamu-herbal#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 02:05:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamu</dc:creator>
				<category><![CDATA[HERBAL]]></category>
		<category><![CDATA[Jamu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamumanjur.com/?p=1257</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini si kecil admin lagi sakit&#8230; sakit tenggorokan&#8230; kasihan tidak bisa makan dengan cepat&#8230; katanya sakit&#8230;. Jika tenggorokan terasa kering, bengkak dan sakit saat menelan, mungkin kamu sedang mengalami radang tenggorokan. Sakit atau radang tenggorokan paling sering disebabkan oleh infeksi virus seperti pilek atau flu. Sakit tenggorokan biasanya akan sembuh dengan sendiri, meski pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini si kecil admin lagi sakit&#8230; sakit tenggorokan&#8230; kasihan tidak bisa makan dengan cepat&#8230; katanya sakit&#8230;.  Jika tenggorokan terasa kering, bengkak dan sakit saat menelan, mungkin kamu sedang mengalami radang tenggorokan. Sakit atau radang tenggorokan paling sering disebabkan oleh infeksi virus seperti pilek atau flu.</p>
<p>Sakit tenggorokan biasanya akan sembuh dengan sendiri, meski pada beberapa kasus ada yang berkembang menjadi serius. Namun  tidak perlu cemas. Ada beberapa cara pengobatan sederhana yang mungkin bisa Anda coba lakukan di rumah, seperti dikutip Healthcastle berikut ini:</p>
<p>1. Minum madu</p>
<p>Madu dipercaya dapat menyembuhkan sakit tenggorokan, meski sampai saat para ahli belum sepenuhnya memahami cara kerja dari makanan ini. Namun yang pasti, madu mampu menghambat pertumbuhan bakteri yang resisten terhadap antibiotik. Cara penggunaannya: campurkan 1-2 sendok makan madu ke dalam secangkir air panas.</p>
<p>2. Berkumur dengan air garam</p>
<p>Berkumur dengan air garam dapat mengurangi radang pada tenggorokan. Kenapa? Karena garam dapat menarik air keluar dari membran sel, sehingga cukup efektif mengurangi bengkak dan peradangan akibat sakit tenggorokan. Cara menggunakannya: tambahkan setengah sampai satu sendok teh garam untuk secangkir air hangat, dan berkumur dengan air campuran ini setidaknya sekali setiap jam.</p>
<p>3. Teh hijau</p>
<p>Sebuah riset menunjukkan bahwa peserta penelitian yang menggunakan ekstrak teh hijau mengalami peningkatan respon imunitas karena mereka dapat mengeluarkan hormon interferon, yang mampu melawan virus. Untuk hasil yang lebih baik, Anda dapat menambahkan madu ke dalam secangkir teh hijau.</p>
<p>4. Cuka sari apel</p>
<p>Meski tidak bisa menemukan bukti ilmiah tentang cara kerjanya, tetapi banyak orang mempercayai khasiatnya. Cara menggunakan: Campurkan satu sendok makan cuka sari apel dalam secangkir air hangat, kemudian dikumur dan telan.</p>
<p>5. Pertimbangkan mengonsumsi vitamin D<span id="more-1257"></span></p>
<p>Sebuah riset pada 2007 menemukan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen Vitamin D setiap hari tiga peluangnya lebih kecil mengalami gejala pilek dan flu. Dengan kata lain, jika Anda mengonsumsi vitamin ini, maka daya tahan tubuh akan membaik dan gejala sakit tenggorokan berkurang.</p>
<p>Perlu diingat, semua cara di atas sebaiknya dilakukan sebelum sakit tengorokan Anda parah.  Bila sakit tak kunjung membaik dalam tiga hari, saatnya bagi Anda untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.</p>
<br/><a href="http://www.socialmarker.com/?link=http://jamumanjur.com/jamu/atasi-sakit-tenggorokan-dengan-jamu-herbal&title=Atasi+Sakit+Tenggorokan+Dengan+Jamu+%2F+Herbal&text=Hari+ini+si+kecil+admin+lagi+sakit%26%238230%3B+sakit+tenggorokan%26%238230%3B+kasihan+tidak+bisa+makan+dengan+cepat%26%238230%3B+katanya+sakit%26%238230%3B.&tags=dalam+secangkir%2C+sakit%2C+tenggorokan%2C+dengan%2C+dapat" target="_blank"><img src= "http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /></a><noscript><a href="http://www.socialmarker.com" >Social Bookmarking</a></noscript>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamumanjur.com/jamu/atasi-sakit-tenggorokan-dengan-jamu-herbal/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cegah Ejakulasi Dini Dengan Daun Sirih</title>
		<link>http://jamumanjur.com/jamu/cegah-ejakulasi-dini-dengan-daun-sirih</link>
		<comments>http://jamumanjur.com/jamu/cegah-ejakulasi-dini-dengan-daun-sirih#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2011 13:02:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jamu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamumanjur.com/?p=1234</guid>
		<description><![CDATA[Kelebihan dari daun sirih salah satunya adalah mencegah ejakulasi dini. JAmu manjur juga pernah membahasnya, tapi kalau disuruh minum daun sirih terus-terusan heheheh pahit deh&#8230; nah Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta berhasil mengolah daun sirih menjadi keripik sirih yang ternyata mampu mencegah ejakulasi dini. Bahkan tak hanya mencegah ejakulasi dini, keripik sirih pun mampu merangsang saraf [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kelebihan dari daun sirih salah satunya adalah mencegah ejakulasi dini. JAmu manjur juga pernah membahasnya, tapi kalau disuruh minum daun sirih terus-terusan heheheh pahit deh&#8230; nah Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta berhasil mengolah daun sirih menjadi keripik sirih yang ternyata mampu mencegah ejakulasi dini. Bahkan tak hanya mencegah ejakulasi dini, keripik sirih pun mampu merangsang saraf pusat dan daya pikir, meningkatkan gerakan peristaltik, dan meredakan dengkuran.</p>
<p>Novita Dewi Larassati, Urla Tri Wulanzani, Setia Paranita dan Dita Kristanti, inilah tiga mahasiswa yang berhasil membuat inovasi keripik sirih tersebut. Menurut Novita,  inovasi barunya ini terpicu karena daun sirih sudah jarang dikonsumsi oleh masyarakat. Padahal dalam tradisi zaman dulu, daun sirih justru banyak dikonsumsi kaum wanita dengan tradisinya yang disebut menginang. Menginang adalah mengunyah daun sirih dengan gambir, pinang, dan kapur.</p>
<p>&#8220;Daun sirih memiliki banyak khasiat seperti mengatasi bau mulut, sariawan, dan menjadikan gigi kuat. Sangat disayangkan bila daun sirih tidak dikonsumsi oleh masyarakat,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dirinya melanjutkan, pemilihan keripik sebagai olahan daun sirih dimaksudkan agar daun sirih disukai semua kalangan. Keripik sirih adalah camilan sehat yang  tak hanya enak, tetapi juga menyehatkan.</p>
<p>Sirih  mengandung arecoline di seluruh bagian tanaman yang bermanfaat untuk merangsang saraf pusat dan daya pikir, meningkatkan gerakan peristaltik, dan meredakan dengkuran. Bahkan, daunnya mengandung eugenol yang mampu mencegah ejakulasi dini, membasmi jamur Candida albicans, dan bersifat analgesik atau meredakan rasa nyeri. Sirih pun mengandung tannin yang bermanfaat mengurangi sekresi cairan pada vagina, melindungi fungsi hati, dan mencegah diare.</p>
<p>Urla Tri Wulanzani menambahkan bahwa daun sirih mengandung bahan kimia seperti minyak asiri, hidroksikavicol, kavicol, kavibetol, allylprokatekol, karvacrok, eugenol, p-cymene, cineole, caryofelen, kadimen estragol, terpenena, fenil propada, tanin, dan sebagainya. &#8220;Karena kelengkapan kandungan senyawa kimia inilah daun sirih memiliki manfaat yang sangat luas sebagai bahan obat,&#8221; ujar Urla.</p>
<p>Terkait dengan proses pembuatannya, keripik sirih membutuhkan bahan seperti daun sirih, tepung beras, garam, kemiri, ketumbar, kunir, telur, bawang putih, air, dan minyak goreng. Sementara itu, keripik sirih ini berhasil mendapatkan dana Dikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2011 di bidang kewirausahaan.  Senang nya punya pemuda seperti mereka dan pemerintah lebih memperhatikan hal ini&#8230; smoga pengobatan alternatif menjadi unggulan&#8230;.. semoga program ini bisa menjadikan produk hasil dari karya mahasiswa diproduksi masal.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><a href="http://jamumanjur.com/jamu/cegah-ejakulasi-dini-dengan-daun-sirih" title="ejakulasi dini jamu">ejakulasi dini jamu</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/cegah-ejakulasi-dini-dengan-daun-sirih" title="jamu ejakulasi dini">jamu ejakulasi dini</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/cegah-ejakulasi-dini-dengan-daun-sirih" title="manfaat jus pinang untuk ejakulasi dini">manfaat jus pinang untuk ejakulasi dini</a> (1)<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.101 ms --><br/><a href="http://www.socialmarker.com/?link=http://jamumanjur.com/jamu/cegah-ejakulasi-dini-dengan-daun-sirih&title=Cegah+Ejakulasi+Dini+Dengan+Daun+Sirih&text=Kelebihan+dari+daun+sirih+salah+satunya+adalah+mencegah+ejakulasi+dini.+JAmu+manjur+juga+pernah+membahasnya%2C+tapi+kalau+disuruh+minum+daun+sirih+terus-terusan+heheheh+pahit+deh%26%238230%3B+nah+Mahasiswa...&tags=daun+sirih%2C+mencegah+ejakulasi%2C+sirih%2C+ejakulasi%2C+keripik%2C+mencegah" target="_blank"><img src= "http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /></a><noscript><a href="http://www.socialmarker.com" >Social Bookmarking</a></noscript>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamumanjur.com/jamu/cegah-ejakulasi-dini-dengan-daun-sirih/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Efek Samping Obat Terus-Menerus</title>
		<link>http://jamumanjur.com/jamu/efek-samping-obat-terus-menerus</link>
		<comments>http://jamumanjur.com/jamu/efek-samping-obat-terus-menerus#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2011 22:33:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jamu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamumanjur.com/?p=1226</guid>
		<description><![CDATA[Siapa bilang minum obat nggak ada efeknya ? Setiap jenis obat baik yang dibeli secara bebas maupun memakai resep pada dasarnya memiliki efek samping. Kebanyakan memang efeknya minor, tetapi tak sedikit juga yang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman. Ada juga obat yang memberikan efek samping serius, bahkan juga aneh. Efek samping obat yang paling umum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa bilang minum obat nggak ada efeknya ? Setiap jenis obat baik yang dibeli secara bebas maupun memakai resep pada dasarnya memiliki efek samping. Kebanyakan memang efeknya minor, tetapi tak sedikit juga yang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman. Ada juga obat yang memberikan efek samping serius, bahkan juga aneh.</p>
<p>Efek samping obat yang paling umum adalah yang berkaitan dengan sistem pencernaan, terutama rasa mual dan perut tidak nyaman. Untuk obat yang dipakai di luar, efek samping yang lazim adalah iritasi kulit.</p>
<p>Berikut adalah beberapa jenis efek samping obat yang termasuk &#8220;aneh&#8221;.</p>
<p>1. Makan saat tidur<br />
Beberapa jenis obat insomnia memang bisa membantu datangnya kantuk. Tetapi, tak sedikit pengguna obat ini yang mengeluhkan kebiasaan aneh, seperti berjalan saat tidur, makan, bahkan berhubungan seks sambil tertidur.</p>
<p>2. Sulit tidur<br />
Obat penurun kolesterol golongan statin pada beberapa orang bisa menyebabkan efek samping kesulitan tidur.</p>
<p>3. Sering buang gas<br />
Ada obat penurun berat badan yang memiliki efek samping tidak nyaman, yakni menyebabkan sering buang gas, tinja berlendir, hingga diare. Obat tersebut memang cukup efektif mencegah penyerapan lemak di usus, tetapi jika kita banyak mengasup makanan berlemak maka efeknya adalah diare dan tinja bercampur lemak.</p>
<p>4. Sidik jari hilang<br />
Seorang pasien kanker yang mengonsumsi obat jenis capecitabine dilaporkan mengalami efek samping langka berupa hilangnya sidik jarinya. Hal itu diketahui ketika ia sedang diperiksa bagian imigrasi di bandara. Efek samping aneh lainnya yang mungkin timbul dari obat tersebut adalah kulit menjadi sangat halus, perdarahan, serta borok di kulit. Menurut dokter, begitu obat tersebut dihentikan, biasanya sidik jari akan kembali lagi.</p>
<p>5. Indera penciuman terganggu<br />
Obat resep Vasotec yang biasa dipakai untuk mengontrol tekanan darah dan gagal jantung diketahui menyebabkan efek samping berupa hilangnya kemampuan indera penciuman.</p>
<p>6. Mimpi buruk<br />
Merokok merupakan faktor risiko penyakit kronik yang bisa dihindari. Salah satu obat untuk menghilangkan kebiasaan buruk ini, yakni Chantix, terbukti cukup efektif tetapi menyebabkan beberapa efek samping. Pengguna obat ini mengeluhkan gangguan insomnia serta jika mereka tertidur, mereka akan mengalami mimpi buruk.</p>
<p>7. Penglihatan menjadi biru<br />
Seorang pria di Inggris yang kerap menggunakan obat anti-impotensi Viagra mengaku pandangannya menjadi biru setelah menenggak obat ini.</p>
<p>8. Gairah seks meningkat<br />
Sindrom kaki tidak mau diam (restless leg syndrome) memang bisa membuat tidur tak nyenyak. Salah satu obat untuk mengatasinya yakni Mirapex, yang juga dipakai untuk mengobati parkinson ternyata menyebabkan efek samping pada mental. Beberapa pasien yang minum obat ini mengaku adanya dorongan untuk berjudi, makan, hingga gairah seks meningkat.</p>
<p>9. Tinja hitam<br />
Beberapa jenis obat, terutama untuk mengatasi rasa panas di dada dan diare, ternyata memiliki efek samping yang aneh tetapi tidak berbahaya. Setelah mengonsumsi obat ini, pasien bisa mengalami lidah terasa tebal dan menghitam serta tinjanya berwarna kehitaman.</p>
<p>10. Jantung berdebar<br />
kalau yang ini biasanya kelebihan dosis, pernah juga mengalaminya.. ada beberapa penyakit yang kalau memakai dosis kecil tidak akan sembuh maka diperlukan Dosis tinggi akibatnya ya&#8230; jantung berdebar, kepala pening dan lainnya&#8230; usahakan tanyakan lebih detail ke dokter pemberi obat dan usahakan laporkan apapun yang terjadi ketika setelah meminum obat agar dokter mengevaluasi resep yang diberikan.</p>
<p>So memang memakai jamu yang berasal dari bahan alami merupakan solusi yang terbaik, jadi <strong>jamu </strong>merupakan pengobatan alternatif jaman dulu, sekarang dan akan datang. Jamu juga harus sesuai takaran&#8230; jangan asal minum juga&#8230; tanyakan pada yang ahli&#8230; ok</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><a href="http://jamumanjur.com/jamu/efek-samping-obat-terus-menerus" title="efek samping hipertensi terus menerus">efek samping hipertensi terus menerus</a> (1)<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 0.124 ms --><br/><a href="http://www.socialmarker.com/?link=http://jamumanjur.com/jamu/efek-samping-obat-terus-menerus&title=Efek+Samping+Obat+Terus-Menerus&text=Siapa+bilang+minum+obat+nggak+ada+efeknya+%3F+Setiap+jenis+obat+baik+yang+dibeli+secara+bebas+maupun+memakai+resep+pada+dasarnya+memiliki+efek+samping.&tags=efek+samping%2C+obat+ini%2C+obat+yang%2C+samping%2C+untuk%2C+beberapa%2C+tidak%2C+menyebabkan%2C+tidur%2C+memang" target="_blank"><img src= "http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /></a><noscript><a href="http://www.socialmarker.com" >Social Bookmarking</a></noscript>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamumanjur.com/jamu/efek-samping-obat-terus-menerus/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Minuman Alami Penurun Hipertensi</title>
		<link>http://jamumanjur.com/jamu/minuman-alami-penurun-hipertensi</link>
		<comments>http://jamumanjur.com/jamu/minuman-alami-penurun-hipertensi#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Dec 2011 07:30:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamu</dc:creator>
				<category><![CDATA[JUS]]></category>
		<category><![CDATA[Jamu]]></category>
		<category><![CDATA[Angiotensin Ii]]></category>
		<category><![CDATA[Bunga Rosella]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Delima]]></category>
		<category><![CDATA[Diet Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Enam]]></category>
		<category><![CDATA[Enzim]]></category>
		<category><![CDATA[Gagal Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil]]></category>
		<category><![CDATA[Kekurangan Kalsium]]></category>
		<category><![CDATA[Lemak]]></category>
		<category><![CDATA[Mengandung]]></category>
		<category><![CDATA[Menurunkan Tekanan Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Persen]]></category>
		<category><![CDATA[Phytochemical]]></category>
		<category><![CDATA[Sangat]]></category>
		<category><![CDATA[Susu]]></category>
		<category><![CDATA[Teh Rosella]]></category>
		<category><![CDATA[Tekanan Darah Tinggi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamumanjur.com/?p=1221</guid>
		<description><![CDATA[Jamu manjur kali ini bahas Minuman alami yang manjur buat menurunkan Hipertensi. Anda juga dapat menurunkan risiko hipertensi dengan cara berbeda yakni mengonsumsi minuman alami. Berikut ini adalah 6 (enam) minuman yang dapat berkontribusi terhadap penurunan tekanan darah, terutama dalam kombinasi dengan diet sehat dan olahraga teratur. 1. Susu rendah lemak Cara kerja : Kekurangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jamu manjur kali ini bahas Minuman alami yang manjur buat menurunkan Hipertensi. Anda juga dapat menurunkan risiko hipertensi dengan cara berbeda yakni mengonsumsi minuman alami.  Berikut ini adalah 6 (enam) minuman yang dapat berkontribusi terhadap penurunan tekanan darah, terutama dalam kombinasi dengan diet sehat dan olahraga teratur.</p>
<p>1. Susu rendah lemak</p>
<p>Cara kerja : Kekurangan kalsium telah lama dikaitkan dengan tekanan darah tinggi. Asupan tinggi kalsium dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Tapi perlu diingat, sangat penting untuk memilih jenis susu yang tepat untuk hasil terbaik. Susu rendah lemak sangat kaya akan kalsium ketimbang susu penuh lemak. Jumlah lemak sederhana dapat membantu Anda menyerap kalsium lebih mudah.</p>
<p>Saran:  Sebagai bagian dari ritual menyehatkan, tiga porsi susu rendah lemak terbukti mampu mengurangi tekanan darah sistolik.</p>
<p>2. Teh bunga rosella</p>
<p>Cara kerja : Seperti halnya jus delima, bunga rosella (hibiscus) mengandung phytochemical bioaktif yang bertindak sebagai inhibitor ACE alami. Satu studi menunjukkan bahwa teh rosella sangat efektif menurunkan tekanan darah seperti halnya kaptopril &#8211; obat yang biasa digunakan untuk mengatasi hipertensi dan gagal jantung.</p>
<p>Saran: Dalam satu penelitian dipublikasikan secara luas, tiga porsi teh hibiscus dapat menurunkan tekanan darah sistolik prehipertensi subyek secara signifikan. Minumlah tiga cangkir sehari untuk mendaptkan hasil maksimal.</p>
<p>3. Jus delima</p>
<p>Cara kerja: ACE adalah enzim yang meningkatkan tekanan darah dengan menciptakan protein yang disebut angiotensin II, yang menyebabkan pembuluh darah mengkerut. Jus buah delima bertindak sebagai inhibitor ACE alami, mirip dengan jenis obat yang biasa diresepkan untuk mengobati hipertensi dan gagal jantung.<span id="more-1221"></span></p>
<p>Dalam sebuah kasus disebutkan, jus buah delima dapat mengurangi ACE sebesar 36 persen dan menurunkan tekanan darah sistolik juga. Bahkan beberapa penelitian belakangan secara signifikan menunjukkan, manfaat delima untuk mengurangi plak arteri (sampai 30 persen) dan meningkatkan aliran darah ke jantung.</p>
<p>Saran : Jonny Bowden, salah seorang ahli nutrisi merekomendasikan untuk meminum enam ounce (177 mililiter) jus delima setiap hari tanpa pemanis.</p>
<p>4. Jus cranberry</p>
<p>Cara kerja: Cranberry dan jus cranberry memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan kuat yang membantu mencegah dan mengurangi kerusakan dalam pembuluh darah, sehingga mencegah peningkatan tekanan darah yang tidak diinginkan. Selain itu, jus cranberry dapat membantu mengurangi tekanan darah dengan melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah.</p>
<p>Saran: Tidak ada rekomendasi standar untuk mengonsumsi jus cranberry sebagai bagian dari rejimen sehari-hari.</p>
<p>5. Air</p>
<p>Cara kerja: Minum air putih adalah cara sederhana, murah, sehat dan paling efektif untuk membantu menurunkan tekanan darah. Dehidrasi kronis menyebabkan pembuluh darah mengkerut sehingga membuat jantung bekerja lebih keras, dan pada akhirnya mengakibatkan lonjakan tekanan darah.</p>
<p>Saran: Kebanyakan orang mungkin telah sering mendengar anjuran yang mengatakan untuk minum delapan gelas per hari. Tetapi untuk pendekatan yang lebih personal, bisa disesuaikan dengan berat badan Anda. Caranya: berat badan dibagi dua (namun dalam bentuk ounce). Misalnya, orang dengan bobot 150-pound atau sekitar 68 kg harus memenuhi kebutuhan asupan air setidaknya 75 ounce atau sekitar 2 liter setiap hari.</p>
<p>6. Jus Bit</p>
<p>Cara kerja : Buah bit adalah sumber yang baik dari potassium dan folat, dua zat yang penting untuk mengatur tekanan darah.  Selian itu, buah bit juga mengadung nitrat, yang diubah menjadi nitrit ketika diserap oleh tubuh. Nitrit berkhasiat membuat jaringan otot menjadi rileks dan menurunkan aliran darah. Buah bit secara alami dapat membantu kesehatan fungsi pembuluh darah dan melawan homosistein, yang  dapat merusak pembuluh darah.</p>
<p>Saran : Beberapa riset mengindikasikan, konsumsi satu atau dua cangkir jus  bit setiap hari dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan dalam waktu cukup singkat yakni sekitar satu jam setelah konsumsi. Penelitian di Inggris juga menyatakan  bahwa jus buah bit sama efektifnya dengan tablet nitrat dalam mengendalikan hipertensi.<br />
Semuanya juga tergantung kita&#8230; dikutip dari kompas health alternative</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><a href="http://jamumanjur.com/jamu/minuman-alami-penurun-hipertensi" title="Jamu menurunkan darah tinggi">Jamu menurunkan darah tinggi</a> (1)<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 0.4 ms --><br/><a href="http://www.socialmarker.com/?link=http://jamumanjur.com/jamu/minuman-alami-penurun-hipertensi&title=Minuman+Alami+Penurun+Hipertensi&text=Jamu+manjur+kali+ini+bahas+Minuman+alami+yang+manjur+buat+menurunkan+Hipertensi.+Anda+juga+dapat+menurunkan+risiko+hipertensi+dengan+cara+berbeda+yakni+mengonsumsi+minuman+alami.&tags=tekanan+darah%2C+pembuluh+darah%2C+menurunkan+tekanan%2C+darah%2C+tekanan%2C+untuk%2C+dapat%2C+menurunkan%2C+dengan" target="_blank"><img src= "http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /></a><noscript><a href="http://www.socialmarker.com" >Social Bookmarking</a></noscript>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamumanjur.com/jamu/minuman-alami-penurun-hipertensi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Murah Turunkan Tekanan Darah</title>
		<link>http://jamumanjur.com/jamu/cara-murah-turunkan-tekanan-darah</link>
		<comments>http://jamumanjur.com/jamu/cara-murah-turunkan-tekanan-darah#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Nov 2011 11:10:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jamu]]></category>
		<category><![CDATA[Alami]]></category>
		<category><![CDATA[American Heart Association]]></category>
		<category><![CDATA[Berenang]]></category>
		<category><![CDATA[Bicara]]></category>
		<category><![CDATA[Columbia University Medical]]></category>
		<category><![CDATA[Garam]]></category>
		<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Juru]]></category>
		<category><![CDATA[Kalium]]></category>
		<category><![CDATA[Latihan Aerobik]]></category>
		<category><![CDATA[Lemak]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan]]></category>
		<category><![CDATA[Mayo Clinic Jacksonville]]></category>
		<category><![CDATA[Miligram]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Obatan]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[Saja]]></category>
		<category><![CDATA[Sekaligus]]></category>
		<category><![CDATA[Sukai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamumanjur.com/?p=1215</guid>
		<description><![CDATA[Nggak usah pakai obat-obatan deh kalau ingin cepat menurunkan tekanan darah, karena kalau sudah nanti malah ketergantungan&#8230; mending bisa pakai jamu saja&#8230; jamu memang manjur&#8230;. dan juga yang herbal-herbal saja. &#8220;Siapa saja yang memiliki hipertensi harus didorong untuk bekerjasama dengan dokter mereka dan mencoba berbagai hal yang mungkin membantu menurunkan tekanan darah tanpa menggunakan agen [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nggak usah pakai obat-obatan deh kalau ingin cepat menurunkan tekanan darah, karena kalau sudah nanti malah ketergantungan&#8230; mending bisa pakai jamu saja&#8230; jamu memang manjur&#8230;. dan juga yang herbal-herbal saja.</p>
<p>&#8220;Siapa saja yang memiliki hipertensi harus didorong untuk bekerjasama dengan dokter mereka dan mencoba berbagai hal yang mungkin membantu menurunkan tekanan darah tanpa menggunakan agen farmakologis (obat-obatan),&#8221; kata Matthew Burg, PhD, seorang profesor dari Columbia University Medical Center di New York.</p>
<p>Berikut ini adalah 10 cara murah dan alami menurunkan tekanan darah tanpa harus menggunakan obat-obatan :</p>
<p>1. Olahraga</p>
<p>Dengan melakukan olahraga 30 menit sehari, Anda dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan, kata Gerald Fletcher, MD, seorang ahli jantung dari Mayo Clinic, Jacksonville, Florida, sekaligus juru bicara American Heart Association.  </p>
<p>&#8220;Cobalah latihan aerobik untuk mengurangi tekanan darah sistolik Anda,&#8221; kata Fletcher. Ia menambahkan, orang yang aktif secara fisik biasanya dapat mengurangi konsumsi jumlah asupan obat hipertensi. Untuk menunjangnya, pilihlah jenis kegiatan yang Anda sukai seperti misalnya, berjalan, berlari, berenang atau bersepeda.</p>
<p>2. Makan pisang</p>
<p>Anda mungkin tahu bahwa makan terlalu banyak garam dapat meningkatkan tekanan darah, tetapi kebanyakan orang tidak menyadari manfaat kalium &#8211; zat yang mampu menangkal efek buruk dari sodium.</p>
<p>Menurut penelitian dari Dietary Guidelines for Americans, mereka yang mengalami hipertensi harus mencukupi kebutuhan jumlah kalium dalam diet mereka. Orang dewasa harus mendapatkan setidaknya 4.700 miligram per hari. Adapun beberapa sumber makanan yang kaya kandungan kalium diantaranya pisang (422 miligram), kentang panggang dengan kulit (738 miligram), jus jeruk (496 miligram per cangkir), dan yogurt tanpa lemak atau rendah lemak (531-579 miligram per 8 ons).<span id="more-1215"></span></p>
<p>3. Kurangi asupan garam</p>
<p>Orang dengan tekanan darah normal, cukup tinggi, dan hipertensi secara substansial dapat mengurangi tekanan darah mereka dengan memotong asupan garam. Pedoman diet merekomendasikan bahwa orang dengan hipertensi harus membatasi asupan garam kurang dari 1.500 miligram (600 miligram sodium) sehari.</p>
<p>4. Stop merokok</p>
<p>Perokok adalah kelompok yang paling berisiko tinggi mengidap hipertensi. Kandungan tembakau dan nikotin dalam rokok dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah sementara, meskipun rokok itu sendiri bukan penyebab tunggal hipertensi kronis. Berhenti merokok dapat membantu Anda menurunkan sedikit tekanan darah Anda. Dan, tentu saja, manfaat kesehatan lainnya yang tak terhitung jumlahnya, kata Fletcher.</p>
<p>5. Menurunkan berat badan</p>
<p>Secara konsisten beberapa penelitian menunjukkan bahwa, sedikit saja kehilangan berat badan, dapat memiliki dampak besar pada tekanan darah Anda. Kelebihan berat badan membuat jantung bekerja lebih keras. Tekanan ekstra ini lambat laun dapat menyebabkan hipertensi. Sementara itu, dengan memangkas berat badan beban kerja jantung akan jauh lebih ringan.</p>
<p>6. Kurangi alkohol</p>
<p>Konsumsi alkohol secara moderat &#8211; tidak lebih dari satu gelas sehari untuk wanita, dan dua gelas sehari untuk pria &#8211; memiliki manfaat kesehatan jantung. Tapi pada beberapa orang, minum terlalu banyak dapat meningkatkan tekanan darah. Penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi alkohol lebih dari dua gelas sehari dapat meningkatkan risiko hipertensi bagi pria dan wanita.</p>
<p>7. Kelola stres</p>
<p>Mengelola stres secara efektif dapat membantu mengurangi tekanan darah, tetapi sayangnya, tidak ada penelitian yang menawarkan langkah demi langkah untuk mengurangi tingkat stres pada semua orang, kata Burg.</p>
<p>&#8220;Ada sejumlah cara yang telah dikembangkan sebagai praktik untuk menginduksi keadaan relaksasi. Tetapi bagaimana cara yang baik dan benar, ini masih harus dijawab dalam uji klinis,&#8221; katanya. Namun demikian, Burg merekomendasikan bahwa orang dengan hipertensi harus mampu melakukan manajemen stres dan berlatih dengan konsisten.</p>
<p>8. Yoga</p>
<p>Yoga adalah cara terbaik untuk mengatasi stres. Sebuah studi baru di India menemukan bahwa latihan pernapasan yoga mengurangi tekanan darah pada orang dengan hipertensi &#8211; di mana bekerja mempengaruhi efek sistem saraf otonom &#8211; dengan mengatur denyut jantung, pencernaan, dan fungsi lainnya.</p>
<p>9. Jauhi kafein</p>
<p>Kopi memiliki beberapa manfaat kesehatan, tetapi tidak untuk menurunkan tekanan darah. Dalam jangka pendek kafein dapat memicu lonjakan tekanan darah, bahkan pada orang tanpa hipertensi.</p>
<p>Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, cara terbaik yang harus dilakukan adalah dengan membatasi asupan kafein (sekitar dua cangkir kopi per hari). Anda dapat memeriksa apakah Anda sensitif terhadap kafein atau tidak dengan memeriksa tekanan darah sebelum dan setengah jam setelah mengkonsumsi minuman berkafein. Jika meningkat sebesar 5 atau 10 poin, Anda berarti sensitif terhadap kafein.</p>
<p>10. Meditasi</p>
<p>Meditasi &#8211; apakah itu melibatkan nyanyian, pernapasan, visualisasi &#8211; dapat menjadi alat manajemen stres yang efektif bagi banyak orang, kata Burg. Sekali lagi, yang penting adalah bahwa hal itu membuat Anda merasa baik, dan Anda dapat berkomitmen untuk melakukannya secara konsisten. Nah buat orang beragama Islam bisa dengan cara melakukan sholat malam (tahajud)&#8230;. sangat membantu juga &#8230;</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><a href="http://jamumanjur.com/jamu/cara-murah-turunkan-tekanan-darah" title="cara aman dan cepat turunkan tekanan darah">cara aman dan cepat turunkan tekanan darah</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/cara-murah-turunkan-tekanan-darah" title="jamu turunkan hipertensi">jamu turunkan hipertensi</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/cara-murah-turunkan-tekanan-darah" title="jamu yang bisa menurunkan hipertensi">jamu yang bisa menurunkan hipertensi</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/cara-murah-turunkan-tekanan-darah" title="menurunkan tekanan darah tinggi dalam islam">menurunkan tekanan darah tinggi dalam islam</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/cara-murah-turunkan-tekanan-darah" title="ramuan tradisional untuk menurunkan tekanan darah tinggi">ramuan tradisional untuk menurunkan tekanan darah tinggi</a> (1)<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.262 ms --><br/><a href="http://www.socialmarker.com/?link=http://jamumanjur.com/jamu/cara-murah-turunkan-tekanan-darah&title=Cara+Murah+Turunkan+Tekanan+Darah&text=Nggak+usah+pakai+obat-obatan+deh+kalau+ingin+cepat+menurunkan+tekanan+darah%2C+karena+kalau+sudah+nanti+malah+ketergantungan%26%238230%3B+mending+bisa+pakai+jamu+saja%26%238230%3B+jamu+memang+manjur%26%238230%3B.&tags=tekanan+darah%2C+menurunkan+tekanan%2C+tekanan%2C+darah%2C+dapat%2C+dengan%2C+hipertensi%2C+orang%2C+untuk" target="_blank"><img src= "http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /></a><noscript><a href="http://www.socialmarker.com" >Social Bookmarking</a></noscript>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamumanjur.com/jamu/cara-murah-turunkan-tekanan-darah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jamu Perlu Dijamin Aman &amp; Berkhasiat</title>
		<link>http://jamumanjur.com/jamu/jamu-perlu-dijamin-aman-berkhasiat</link>
		<comments>http://jamumanjur.com/jamu/jamu-perlu-dijamin-aman-berkhasiat#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2011 15:10:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jamu]]></category>
		<category><![CDATA[Dr Ali]]></category>
		<category><![CDATA[Kamis]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Luas]]></category>
		<category><![CDATA[Minat]]></category>
		<category><![CDATA[Msc Phd]]></category>
		<category><![CDATA[Mukti]]></category>
		<category><![CDATA[Mutu]]></category>
		<category><![CDATA[Nyata]]></category>
		<category><![CDATA[Okezone]]></category>
		<category><![CDATA[Penduduk Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Persen]]></category>
		<category><![CDATA[Pertumbuhan Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Republik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Rangkaian]]></category>
		<category><![CDATA[Riset Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Sekira]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Pelayanan Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamumanjur.com/?p=1211</guid>
		<description><![CDATA[karena banyaknya penggemar jamu belakangan ini, maka jamu memnag perlu dijamin aman dan berkhasiat. JAMU dapat dimanfaatkan secara luas baik untuk pengobatan sendiri maupun dalam pelayanan kesehatan formal. Inilah pentingnya saintifikasi jamu sebagai obat herbal. Jamu manjur kali ini ingin berbagi pada semua pembaca&#8230; agar mendukung jamu menjadi lebih diakui dan disupport full oleh pemerintah. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>karena banyaknya penggemar jamu belakangan ini, maka jamu memnag perlu dijamin aman dan berkhasiat.<br />
JAMU dapat dimanfaatkan secara luas baik untuk pengobatan sendiri maupun dalam pelayanan kesehatan formal. Inilah pentingnya saintifikasi jamu sebagai obat herbal. Jamu manjur kali ini ingin berbagi pada semua pembaca&#8230; agar mendukung jamu menjadi lebih diakui dan disupport full oleh pemerintah.</p>
<p>Mengutip data WHO (2005), sekira 80 persen penduduk dunia pernah menggunakan obat herbal. Di Indonesia, jamu sebagai bagian dari obat herbal atau ramuan telah diterima dan digunakan secara luas oleh masyarakat dalam rangka pemeliharaan kesehatan. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (2010), sekira 59,12 persen penduduk Indonesia pernah mengonsumsi jamu dan 95,6 persen diantaranya merasakan khasiat jamu bagi kesehatannya.</p>
<p>”Hal ini menunjukkan adanya pergeseran minat masyarakat menuju konsep back to nature. Sebagai negara dengan kekayaan hayati terbesar kedua di dunia, Indonesia mempunyai sekitar 30.000 jenis tanaman dan dari jumlah tersebut sebanyak 9.600 terbukti berkhasiat sebagai obat, namun yang kita manfaatkan masih sangat terbatas,” Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof dr Ali Gufron Mukti, MSc., PhD., seperti rilis yang diterima okezone, Kamis (17/11/2011).<span id="more-1211"></span></p>
<p>Pada seminar “Indonesia Cinta Sehat, Saatnya Jamu Berkontribusi” dalam rangkaian Hari Kesehatan Nasional ke-47 tersebut juga ditegaskan, jamu dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, membuka kesempatan kerja, dan mengurangi kemiskinan. Oleh karenanya, perlu ketersediaan obat herbal yang terjamin mutu, khasiat, dan keamanannya serta teruji secara ilmiah.</p>
<p>Jamu sebagai &#8220;Brand of Indonesia&#8221; telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia pada 2008. Hal ini menunjukkan pentingnya mengintegrasikan jamu ke dalam sistem pelayanan kesehatan nasional. Program Saintifikasi Jamu dilaksanakan dalam rangka penyediaan jamu yang aman dan memiliki khasiat nyata yang teruji secara ilmiah, diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 003/2010 tentang Saintifikasi Jamu dalam Penelitian Berbasis Pelayanan Kesehatan.</p>
<p>Baru 4 formula</p>
<p>Saat ini, saintifikasi jamu baru difokuskan pada 4 formula untuk mengatasi gejala hiperglikemia, hipertensi, hiperkolesterolemia, dan hiperurisemia. Berdasarkan proses pembuktian ilmiah dari obat herbal Indonesia, saat ini ada 3 jenis obat herbal, di antaranya 6 jenis fitofarmaka, 31 jenis obat herbal terstandar, serta sekira 1400 jenis jamu. Selanjutnya, jamu yang sudah teruji secara ilmiah, keamanan, manfaat, dan kualitasnya akan dimanfaatkan untuk diterapkan dalam pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan.</p>
<p>Berdasarkan hasil forum 3rd Asean Conference of Traditional Medicine di Solo pada 31 Okt- 2 November 2011, melalui Tawangmangu Declaration para Delegerasi Negara Asean antara lain sepakat menerapkan herbal atau jamu tersedia dalam pelayanan kesehatan.</p>
<br/><a href="http://www.socialmarker.com/?link=http://jamumanjur.com/jamu/jamu-perlu-dijamin-aman-berkhasiat&title=Jamu+Perlu+Dijamin+Aman+%26%23038%3B+Berkhasiat&text=karena+banyaknya+penggemar+jamu+belakangan+ini%2C+maka+jamu+memnag+perlu+dijamin+aman+dan+berkhasiat.+JAMU+dapat+dimanfaatkan+secara+luas+baik+untuk+pengobatan+sendiri+maupun+dalam+pelayanan+kesehatan...&tags=saintifikasi+jamu%2C+kesehatan%2C+dalam%2C+herbal%2C+pelayanan%2C+indonesia%2C+jenis%2C+sebagai%2C+secara" target="_blank"><img src= "http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /></a><noscript><a href="http://www.socialmarker.com" >Social Bookmarking</a></noscript>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamumanjur.com/jamu/jamu-perlu-dijamin-aman-berkhasiat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akar Pasak Bumi untuk Jamu Malaria</title>
		<link>http://jamumanjur.com/jamu/akar-pasak-bumi-untuk-jamu-malaria</link>
		<comments>http://jamumanjur.com/jamu/akar-pasak-bumi-untuk-jamu-malaria#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2011 01:58:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamu</dc:creator>
				<category><![CDATA[HERBAL]]></category>
		<category><![CDATA[Jamu]]></category>
		<category><![CDATA[Demografi]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Kesehatan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Nutrisi Dan Gizi]]></category>
		<category><![CDATA[Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Pasak Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Patologi]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Degeneratif]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Infeksi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Menular]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Tbc]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Tidak Menular]]></category>
		<category><![CDATA[Perancis]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Sepuluh]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tembakau]]></category>
		<category><![CDATA[Translasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamumanjur.com/?p=1209</guid>
		<description><![CDATA[Terkena Malaria ? mau jamu alternatif yang sudah teruji ? Kali ini jamu manjur membahasnya untuk kesehatan kita bersama. Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada mempelajari akar pasak bumi untuk dijadikan jamu antimalaria. Penelitian yang sudah berlangsung selama 10 tahun ini tengah dilakukan uji coba pada tubuh manusia. &#8220;Masih dibuktikan keefektifan dan keamanan obatnya,&#8221; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terkena Malaria ? mau jamu alternatif yang sudah teruji ? Kali ini jamu manjur membahasnya untuk kesehatan kita bersama.<br />
Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada mempelajari akar pasak bumi untuk dijadikan jamu antimalaria. Penelitian yang sudah berlangsung selama 10 tahun ini tengah dilakukan uji coba pada tubuh manusia.</p>
<p>&#8220;Masih dibuktikan keefektifan dan keamanan obatnya,&#8221; ungkap Dr Eti Nurwening Sholikhah, salah satu peneliti. Rencananya, penelitian ini akan dipaparkan dalam simposium internasional tentang perkembangan mutakhir pengobatan biomedis dari molekuler hingga aplikasi pada 17-18 November di Auditorium FK UGM. Simposium akan dihadiri 51 peneliti dari bidang ilmu kedokteran, biologi, material, dan informasi dari beberapa negara, di antaranya Indonesia, Jepang, Malaysia, dan Perancis.</p>
<p>&#8220;Simposium ini adalah sebagai ajang tukar pengalaman tetapi juga bertujuan untuk memperkuat jaringan penelitian dan kolaborasi,&#8221; katanya. Lima tema besar yang dipanelkan dalam simposium tersebut adalah penyakit degeneratif, penyakit infeksi, kesehatan reprosuksi, perkembangan obat, serta nutrisi dan gizi.</p>
<p>Peneliti Patologi Klinik FK UGM, dr Elizabeth Henny Herningtyas, menambahkan, simposium ini untuk merespons berbagai penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia seperti penyakit TBC, malaria, dan HIV/AIDS.</p>
<p>Dalam sepuluh tahun terakhir, morbiditas yang disebabkan oleh penyakit degeneratif, seperti kanker, penyakit jantung, gangguan metabolisme, dan ketergantungan tembakau, telah meningkat secara signifikan. Perubahan penyakit dari sebelumnya lebih didominasi penyakit tidak menular menjadi menular akibat adanya perubahan lingkungan, sosial ekonomi, demografi, dan sosial budaya.<span id="more-1209"></span></p>
<p>Menurut Elizabeth, untuk mengatasi morbiditas akibat penyakit menular diperlukan penelitian translasi melibatkan penelitian dalam ilmu kedokteran dasar, termasuk pada tingkat molekuler, ilmu kesehatan masyarakat serta klinis.</p>
<p>Meski kemajuan tiap negara dalam bidang ilmu biomedis berbeda, tetapi kolaborasi diharapkan dapat terjalin. &#8220;Kolaborasi ini akan meningkatkan tidak hanya kualitas penelitian, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, serta jaringan,&#8221; katanya. (dikutip dari kompas)</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><a href="http://jamumanjur.com/jamu/akar-pasak-bumi-untuk-jamu-malaria" title="Jamu malaria">Jamu malaria</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/akar-pasak-bumi-untuk-jamu-malaria" title="jamu pasak bumi">jamu pasak bumi</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/akar-pasak-bumi-untuk-jamu-malaria" title="jamu untuk penyakit malaria">jamu untuk penyakit malaria</a> (1)<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 0.562 ms --><br/><a href="http://www.socialmarker.com/?link=http://jamumanjur.com/jamu/akar-pasak-bumi-untuk-jamu-malaria&title=Akar+Pasak+Bumi+untuk+Jamu+Malaria&text=Terkena+Malaria+%3F+mau+jamu+alternatif+yang+sudah+teruji+%3F+Kali+ini+jamu+manjur+membahasnya+untuk+kesehatan+kita+bersama.&tags=penyakit%2C+untuk%2C+penelitian%2C+dalam%2C+simposium" target="_blank"><img src= "http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /></a><noscript><a href="http://www.socialmarker.com" >Social Bookmarking</a></noscript>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamumanjur.com/jamu/akar-pasak-bumi-untuk-jamu-malaria/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Bergantung pada Obat Tradisional  = JAMU</title>
		<link>http://jamumanjur.com/jamu/masyarakat-bergantung-pada-obat-tradisional-jamu</link>
		<comments>http://jamumanjur.com/jamu/masyarakat-bergantung-pada-obat-tradisional-jamu#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2011 15:40:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jamu]]></category>
		<category><![CDATA[15 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota Asean]]></category>
		<category><![CDATA[Asean Countries]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dapat]]></category>
		<category><![CDATA[Data Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Endang]]></category>
		<category><![CDATA[Katanya]]></category>
		<category><![CDATA[Ke Atas]]></category>
		<category><![CDATA[Negara Asean]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Penduduk Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Persen]]></category>
		<category><![CDATA[Sunan]]></category>
		<category><![CDATA[Tantangan]]></category>
		<category><![CDATA[Traditional Medicine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamumanjur.com/?p=1204</guid>
		<description><![CDATA[Di beberapa negara Asia dan Afrika, sekitar 80 persen penduduk bergantung pada obat tradisional untuk perawatan kesehatan primer. Oleh karena itu, pemberian obat tradisional yang aman dan efektif dapat menjadi alat penting untuk meningkatkan akses ke perawatan kesehatan secara keseluruhan. Demikian dikatakan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih ketika membuka &#8220;the 3 Conference on Traditional Medicine [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di beberapa negara Asia dan Afrika, sekitar 80 persen penduduk bergantung pada obat tradisional untuk perawatan kesehatan primer. Oleh karena itu, pemberian obat tradisional yang aman dan efektif dapat menjadi alat penting untuk meningkatkan akses ke perawatan kesehatan secara keseluruhan.</p>
<p>Demikian dikatakan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih ketika membuka &#8220;the 3 Conference on Traditional Medicine in ASEAN Countries&#8221; di Hotel Sunan Solo, Senin (31/10/2011).       </p>
<p>Ia mengatakan, dalam hal pelayanan kesehatan, obat tradisional dapat menjadi bagian penting dari sistem kesehatan di negara manapun di dunia, termasuk di negara-negara ASEAN. Obat tradisional sering lebih diterima secara budaya oleh masyarakat dibandingkan dengan obat konvensional.</p>
<p>Berdasarkan data hasil riset kesehatan tahun 2010, hampir  setengah (49,53 persen) penduduk Indonesia berusia 15 tahun ke atas, mengonsumsi jamu. Sekitar lima persen (4,36 persen) mengkonsumsi jamu setiap hari sedangkan sisanya (45,17 persen) mengkonsumsi jamu sesekali.<span id="more-1204"></span></p>
<p>Proporsi jenis <strong>jamu</strong> yang banyak dipilih untuk dikonsumsi adalah jamu cair (55,16 persen), bubuk (43,99 persen) dan jamu seduh (20,43 persen), sedangkan proporsi terkecil adalah jamu dikemas secara modern dalam bentuk kapsul/tablet (11,58 persen).</p>
<p>Menkes mengatakan, terdapat dua tantangan utama dalam penggunaan obat tradisional di Indonesia. Pertama, konsumen cenderung menganggap bahwa obat tradisional (herbal) selalu aman. Tantangan selanjutnya yaitu mengenai izin praktik pengobatan tradisional dan kualifikasi praktisi kesehatan tradisional.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan survei global WHO (1994) tangtangan yang dihadapi dalam pemanfaatan obat tradisional yaitu kurangnya data penelitian, kurangnya mekanisme kontrol yang tepat, kurangnya pendidikan dari pelatihan dan kurangnya keahlian,&#8221; katanya.</p>
<p>Deklarasi Alma Ata (1978) dunia telah berkomitmen bahwa obat tradisional harus dikembangkan secara signifikan. Negara anggota ASEAN juga menyadari pentingnya mengintegrasikan pengobatan tradisional ke dalam sistem kesehatan nasional, terutama dalam pelayanan kesehatan primer, dengan memanfaatkan obat tradisional.</p>
<p>Jamu secara luas digunakan oleh masyarakat Indonesia. Dari sebanyak sekitar 30.000 spesies tanaman yang ada di Indonesia, 7.000 spesies merupakan tanaman obat dan 4500 spesies diantaranya berasal dari pulau Jawa selain itu terdapat sekitar 280.000 orang praktisi pengobatan tradisional di Indonesia. </p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><a href="http://jamumanjur.com/jamu/masyarakat-bergantung-pada-obat-tradisional-jamu" title="jamu masyarakat">jamu masyarakat</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/masyarakat-bergantung-pada-obat-tradisional-jamu" title="jamu pengobatan">jamu pengobatan</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/masyarakat-bergantung-pada-obat-tradisional-jamu" title="jamu/obat tradisional suku jawa">jamu/obat tradisional suku jawa</a> (1)<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.106 ms --><br/><a href="http://www.socialmarker.com/?link=http://jamumanjur.com/jamu/masyarakat-bergantung-pada-obat-tradisional-jamu&title=Masyarakat+Bergantung+pada+Obat+Tradisional++%3D+JAMU&text=Di+beberapa+negara+Asia+dan+Afrika%2C+sekitar+80+persen+penduduk+bergantung+pada+obat+tradisional+untuk+perawatan+kesehatan+primer.&tags=obat+tradisional%2C+tradisional%2C+persen%2C+kesehatan%2C+dalam%2C+indonesia%2C+secara" target="_blank"><img src= "http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /></a><noscript><a href="http://www.socialmarker.com" >Social Bookmarking</a></noscript>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamumanjur.com/jamu/masyarakat-bergantung-pada-obat-tradisional-jamu/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JAMU SEMAKIN DISENANGI</title>
		<link>http://jamumanjur.com/jamu/jamu-semakin-disenangi</link>
		<comments>http://jamumanjur.com/jamu/jamu-semakin-disenangi#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2011 22:14:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jamu]]></category>
		<category><![CDATA[Asam Urat]]></category>
		<category><![CDATA[Ekstraksi]]></category>
		<category><![CDATA[Hiperurisemia]]></category>
		<category><![CDATA[Jati Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[Kemuning]]></category>
		<category><![CDATA[Kepel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kira Kira]]></category>
		<category><![CDATA[Kolesterol]]></category>
		<category><![CDATA[Kumis Kucing]]></category>
		<category><![CDATA[Kunyit]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[Pegagan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan Alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Tidak Menular]]></category>
		<category><![CDATA[Secang]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Terapan]]></category>
		<category><![CDATA[Temulawak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamumanjur.com/?p=1200</guid>
		<description><![CDATA[Siapa bilang jamu dijauhi&#8230; ternyata masyarakat dan peerintah mulai melirik Jamu agar bisa menjadi pengobatan alternatif yang bisa memberdayakan masyarakat. Usaha pemanfaatan tanaman obat terus ditingkatkan, di antaranya, dengan melakukan uji klinis empat formula jamu untuk obat hipertensi, hiperkolesterolemia, hiperurisemia, dan hiperglikemia. Hasil sementara menunjukkan, empat formula ini cukup baik untuk mengobati empat jenis penyakit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa bilang jamu dijauhi&#8230; ternyata masyarakat dan peerintah mulai melirik Jamu agar bisa menjadi pengobatan alternatif yang bisa memberdayakan masyarakat. Usaha pemanfaatan tanaman obat terus ditingkatkan, di antaranya, dengan melakukan uji klinis empat formula jamu untuk obat hipertensi, hiperkolesterolemia, hiperurisemia, dan hiperglikemia. Hasil sementara menunjukkan, empat formula ini cukup baik untuk mengobati empat jenis penyakit degeneratif. Hasil sementara cukup bagus karena bisa menurunkan kadar kolesterol kira-kira 20 persen. Pernyataan itu disampaikan Kepala Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi Klinis Kementerian Kesehatan Siswanto saat acara jumpa pers Saintifikasi Jamu di Gedung Kementerian Kesehatan, Jumat (21/10/2011).</p>
<p>&#8220;Kita mengetahui bahwa pengobatan tradisional jamu bisa berperan lebih besar sebagai upaya promotif dan preventif, khususnya untuk mengatasi penyakit-penyakit tidak menular. Ini akan banyak membantu Pemerintah Indonesia dalam mengatasi dan mencegah penyakit-penyakit tidak menular,&#8221; katanya.</p>
<p>Siswanto menjelaskan, dalam meracik keempat formula tersebut ada dua komponen yang terkandung di dalamnya, terdiri dari jamu dasar dan jamu berkhasiat. Untuk jamu dasar, keempat formula mengandung bahan yang sama, yaitu meniran, temulawak, dan kunyit (berfungsi sebagai penyegar). Sedangkan untuk bahan jamu berkhasiat kandungannya berbeda-beda.<span id="more-1200"></span></p>
<p>&#8220;Untuk formula antihipertensi, campuran jamu berkhasiatnya terdiri dari daun seledri, kumis kucing, dan pegagan. Untuk hiperkolesterol, <strong>jamu </strong>berkhasiatnya daun jati belanda, kemuning, akar kelemba. Sedangkan untuk hiperurisemia (asam urat) terdiri dari daun kepel, tempuyung, dan secang. Sementara untuk hiperglikemia campuran, jamu berkhasiatnya terdiri dari sambiloto, brotowali,&#8221; paparnya.</p>
<p>Siswanto menambahkan, apabila keempat formula tersebut sudah terbukti khasiatnya maka selanjutnya akan dilakukan ekstraksi. &#8220;Hasil sementara cukup bagus karena bisa menurunkan kadar kolesterol kira-kira 20 persen. Untuk hipertensi bisa menurun sekitar 20 persen setelah menjalani terapi selama satu bulan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Meski belum selesai pengujian dan masih harus melewati beberapa tahap lagi, Siswanto berharap ke depannya akan lebih banyak formula-formula jamu yang dapat diteliti dan bisa dimanfaatkan.</p>
<p>&#8220;Kita mengetahui bahwa pengobatan tradisional sudah lama dikenal dan dipraktikkan. Namun, belum ada upaya-upaya untuk mensaintifikasi jamu sehingga memberikan manfaat lebih banyak,&#8221; jelasnya. Jadi kalau nantinya sudah teruji maka akan segera dilakukan produksi masal&#8230; masak Jamu harus mati di negerinya sendiri&#8230;</p>
<br/><a href="http://www.socialmarker.com/?link=http://jamumanjur.com/jamu/jamu-semakin-disenangi&title=JAMU+SEMAKIN+DISENANGI&text=Siapa+bilang+jamu+dijauhi%26%238230%3B+ternyata+masyarakat+dan+peerintah+mulai+melirik+Jamu+agar+bisa+menjadi+pengobatan+alternatif+yang+bisa+memberdayakan+masyarakat.&tags=jamu+berkhasiatnya%2C+untuk%2C+formula" target="_blank"><img src= "http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /></a><noscript><a href="http://www.socialmarker.com" >Social Bookmarking</a></noscript>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamumanjur.com/jamu/jamu-semakin-disenangi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puskesmas  Jamu</title>
		<link>http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu</link>
		<comments>http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Aug 2011 09:56:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jamu]]></category>
		<category><![CDATA[Evidence Base]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi Dan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kalah]]></category>
		<category><![CDATA[Kapsul]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Ibu Dan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Lembar]]></category>
		<category><![CDATA[Luas]]></category>
		<category><![CDATA[Miligram]]></category>
		<category><![CDATA[Namun]]></category>
		<category><![CDATA[Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan Alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[Siregar]]></category>
		<category><![CDATA[Slamet Riyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Uji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamumanjur.com/?p=1155</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ini menjadi salah satu pengobatan alternatif yang layak ditunggu, dan mulai disahkan oleh Pemerintah. Sebagai salah satu negara yang kaya akan tanaman obat, penggunaan ramuan herbal di Indonesia memang tidak asing lagi. Secara turun-temurun masyarakat sudah menggunakan tanaman obat sebagai alternatif dalam menyembuhkan berbagai penyakit. Demi memaksimalkan potensi kekayaan alam tersebut, Kementerian Kesehatan kini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin ini menjadi salah satu pengobatan alternatif yang layak ditunggu, dan mulai disahkan oleh Pemerintah. Sebagai salah satu negara yang kaya akan tanaman obat, penggunaan ramuan herbal di Indonesia memang tidak asing lagi. Secara turun-temurun masyarakat sudah menggunakan tanaman obat sebagai alternatif dalam menyembuhkan berbagai penyakit.</p>
<p>Demi memaksimalkan potensi kekayaan alam tersebut, Kementerian Kesehatan kini memiliki suatu program guna menjadikan jamu sebagai tuan rumah di negara sendiri. Salah satu upaya yang saat ini dilakukan adalah mendirikan layanan pusat kesehatan masyarakat (puskemas) khusus untuk jamu dan obat-obat herbal.</p>
<p>&#8220;Hal tersebut dimaksudkan supaya masyarakat ada pilihan pengobatan. Tapi, jamu yang kita harapkan tentu yang sudah evidence base  (terbukti secara ilmiah) dan di-back up dengan research. Kalau dulu, orang diare mungkin akan diberi tiga lembar daun jambu. Padahal itu kan lembarnya ada yang lebar dan kecil. Nanti kita akan buat takarannya menjadi miligram dalam bentuk kapsul. Ini barangkali yang akan dikembangkan,” kata Slamet Riyadi Yuwono, Direktur Jenderal Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak saat menerima 470 peserta Temu Karya Nasional dalam rangka Penyelengaraan Perlombaan Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional 2011 di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta,  Selasa, (16/8/2011).<span id="more-1155"></span></p>
<p>Slamet mengatakan, dari segi jumlah kekayaan tanaman herbal, Indonesia sebenarnya tidak kalah dari China. Namun, yang terjadi sekarang ini, China jauh lebih berkembang dalam pemanfaatan dan pembuatan obat-obat herbal. Padahal, Indonesia mempunyai lahan yang cukup luas, tetapi sayang belum dikelola dengan baik.</p>
<p>Sementara itu, di tempat yang sama, Direktur Bina Pelayanan Kesehatan Tradisional, Alternatif, dan Komplementer Abidinsyah Siregar mengatakan, sejauh ini sudah ada sekitar 70 puskesmas di Jawa Tengah yang dijadikan pusat uji pelayanan jamu.</p>
<p>&#8220;Jadi tempat uji model saja. Nanti begitu oke, baru diterapkan secara nasional. Namun, ke depan kita akan membuat puskesmas khusus untuk jamu,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Menurut Abidinsyah, berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar 2010 terkait respons masyarakat terhadap pengobatan tradisional, diketahui bahwa 55,3 persen penduduk Indonesia pernah menggunakan jamu. Di antara 55,3 persen tersebut, 95,6 persen mengakui, jamu sangat bermanfaat untuk kesehatan.</p>
<p>&#8220;Jadi, setiap orang yang pernah menggunakan jamu itu merasa menemukan manfaat dan tidak ragu mendekati angka 100 persen. Persoalan kita tinggal bagaimana memperbesar angka yang 55,3 persen itu dengan memberikan pelayanan dan dilakukan secara formal (puskesmas dan rumah sakit),&#8221; katanya.</p>
<p>Puskesmas, seperti konsep yang sudah ada, berfungsi memberikan pelayanan kesehatan promotif dan preventif, di samping kuratif dan rehabilitatif. Tambahan pelayanan tradisional diharapkan dapat meningkatan kualitas kesehatan dan mencegah seseorang jatuh sakit.</p>
<p>&#8220;Pelayanan tradisional ini dimaksudkan sebagai upaya preventif. Untuk wilayah preventif, tanaman obat herbal dan tradisional menjadi solusinya. Dunia puskesmas adalah promotif dan preventif. Maka dari itu, harus disediakan puskesmas jamu,” paparnya.</p>
<p>Abidinsyah menuturkan, untuk mewujudkan terciptanya puskesmas jamu bukanlah hal yang sulit. Sebab, selama ini jamu sudah dikenal masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Tinggal bagaimana membuatnya sebagai bahan yang formal dan aman untuk digunakan.</p>
<p>&#8220;Target kita tahun ini saja 100 dari 497 (20 persen) puskesmas kabupaten/kota sudah memberikan pelayanan terintegrasi, yaitu telah menambahkan pelayanan jamu di dalamnya (campuran dengan konvensional),” katanya. Semoga dengan tambahan pengobatan khususnya JAMU rakyat Indonesia menjadi semakin baik.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="puskesmas jamu">puskesmas jamu</a> (17),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="sehat dan cantik dengan upaya kesehatan tradisional">sehat dan cantik dengan upaya kesehatan tradisional</a> (5),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="promotif adalah">promotif adalah</a> (2),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="puskesmas pengobatan tradisional">puskesmas pengobatan tradisional</a> (2),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="puskesmas tradisional">puskesmas tradisional</a> (2),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="rincian pembuatan puskesmas">rincian pembuatan puskesmas</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="sehat dan cantik dengan upaya kesehatan tradisional indonesia">sehat dan cantik dengan upaya kesehatan tradisional indonesia</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="terapi komplementer dengan menggunakan ketumbar">terapi komplementer dengan menggunakan ketumbar</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="terapi komplementer diare">terapi komplementer diare</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="puskesmas manjur">puskesmas manjur</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="jamu rumah sakit">jamu rumah sakit</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="pengobatan tradisionil di puskesmas">pengobatan tradisionil di puskesmas</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="pengobatan tradisional di puskesmas">pengobatan tradisional di puskesmas</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="pelayanan kesehatan tradisional alternatif dan komplementer">pelayanan kesehatan tradisional alternatif dan komplementer</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="obat tanaman herbal cv bina karya">obat tanaman herbal cv bina karya</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="jurnal respon masyakat tananaman obat">jurnal respon masyakat tananaman obat</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="jurnal pengobatan alternatif filetype:pdf">jurnal pengobatan alternatif filetype:pdf</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="jumlah penduduk yang menggunakan jamu di indonesia">jumlah penduduk yang menggunakan jamu di indonesia</a> (1),<a href="http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu" title="terapi komplementer+diare oleh puskesmas pdf">terapi komplementer+diare oleh puskesmas pdf</a> (1)<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 4.717 ms --><br/><a href="http://www.socialmarker.com/?link=http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu&title=Puskesmas++Jamu&text=Mungkin+ini+menjadi+salah+satu+pengobatan+alternatif+yang+layak+ditunggu%2C+dan+mulai+disahkan+oleh+Pemerintah.&tags=terapi+komplementer%2C+puskesmas%2C+kesehatan%2C+tradisional%2C+pelayanan%2C+dengan%2C+pengobatan%2C+indonesia" target="_blank"><img src= "http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /></a><noscript><a href="http://www.socialmarker.com" >Social Bookmarking</a></noscript>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamumanjur.com/jamu/puskesmas-jamu/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
