Vaksin Tembakau untuk Sakit Perut Norovirus
Arizona, Tanaman tembakau bisa dijadikan bahan yang murah dan mudah untuk membuat vaksin yang mengatasi sakit perut akibat virus yang sering dinamakan Norovirus.
Peneliti di AS menemukan tembakau yang menghasilkan protein dapat digunakan untuk pembuatan vaksin melawan Norovirus. Penyakit norovirus gampang sekali menular dengan gejala seperti muntah-muntah dan buang air. Komunitas yang sering terkena norovirus seperti pada pelayaran kapal, restoran, sekolah dasar dan asrama militer.
“Di bawah perawatan medis yang tepat, norovirus itu tidak mengancam hidup. Hanya saja itu membuat sangat sangat tidak nyaman,” kata Charles Arntzen, ahli biologi tanaman dari Arizona State University di acara pertemuan American Chemical Society seperti dilansir Reuters, Rabu (19/8/2009).
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS memperkirakan ada sekitar 23 juta kasus sakit perut yang akut akibat norovirus yang terjadi setiap tahunnya.
Arntzen dan koleganya menggunakan virus dari tanaman tembakau dengan rekayasa genetik yang dinamakan tobacco mosaic untuk memulai pembuatan vaksin ini. “Kami membuat protein yang merupakan vaksin untuk melawan norovirus. Kami menamakannya vaksin nano partikel karena protein yang diproduksi dari siklus yang ada di tanaman tembakau,” kata Arntzen dalam konferensi tersebut. Dari pengujian yang dilakukan, vaksin ini bekerja dengan baik dalam hidung dibandingkan diminum secara oral. Ini kemungkinan karena sel-sel imun dalam saluran pernafasan lebih gampang menyerap vaksin ini. Arntzen mengatakan timnya telah mendapat dukungan dari US National Institutes of Health untuk melakukan percobaan klinis ini kepada manusia. “Namun kami masih akan menunggu hingga menemukan formula yang terbaik,” katanya.
Sementara pihak ImmuneRegen BioSciences, Inc yang merupakan anak usaha dari IR BioSciences Holdings Inc mengumumkan telah bekerjasama dengan Arizona State University untuk menggunakan sistem kekebalan ini untuk pengembangan produk Viprovex dengan vaksin ini. Sebelumnya, pada tahun lalu juga sempat ada penelitian yang dilakukan Universitas Stanford yang membuat terapetik vaksin dari tembakau untuk kanker darah yang disebut non-Hodgkin lymphoma.
“Saya melihat tahun 2009-2010 adalah tahun yang penuh terobosan dalam pengembangan teknologi vaksin dari tanaman,” katanya.
Irna Gustia – detikHealth
Incoming search terms for the article:
cache:tNQBv4A7KG4J:jamumanjur com/jamu/jamu-kunir-asam jamu kunir asem (1),gampang sakit perut (1),gejala noravirus (1),jamu sakit perut (1)
August 19 2009 08:29 am | Jamu

















